Saat Corona Ini, Kebijakan Leasing Jangan Menambah Beban Masyarakat

PADANG, forumsumbar —Keringanan pembayaran kredit yang disampaikan oleh Presiden RI Jokowi akibat dampak virus corona (Covid-19), ternyata di lapangan tidak sesuai dengan harapan.

Pengalaman ini dialami oleh Nasrul, SH ketika berhadapan dengan salah satu leasing di Kota Padang, dimana ia kredit sepeda motor.

“Ini bukannya mengurangi beban, tetapi justru menambah. Kita disuruh leasing mengikuti skema pembayaran baru, tetapi total pembayaran kredit jadi bertambah,” ujar pengusaha advertising ini, Jumat (17/4).

Masyarakat berharap, lanjutnya, ada kelonggaran dengan membayar sebanyak sisa hutang yang ada. Tapi saat ini bukannya kelonggaran, tapi cuma menggeser bulan, sementara beban sisa hutang menjadi bertambah.

Memang dapat keringanan selama 3 bulan, dengan hanya membayar Rp350 ribu saja per bulan. Tetapi setelah itu, untuk menutupi sisa hutang yang ada menjadi bertambah, kalau dibandingkan membayar sisa hutang secara normal,” terang Nasrul.

“Banyak masyarakat mengeluh dengan kondisi ini. Harusnya di saat dampak ekonomi akibat virus corona ini, masyarakat terbantu dengan adanya kelonggaran kredit. Tetapi ini sepertinya hanya mengundur bulan, sementara total pembayaran pelunasan menjadi bertambah,” tukas Nasrul.

Seharusnya menurut Nasrul, yang dimaui masyarakat itu, bulan bisa diundur, tapi pembayaran total pelunasan kredit tetap, atau tidak bertambah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus turun tangan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat. Leasing-leasing yang bandel, dan tidak mau memberikan kelonggaran dan seenaknya saja menafsirkan apa yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi, agar bisa ditertibkan.

Jangan sampai di tengah masyarakat yang sudah terhimpit beban ekonomi yang sangat berat akibat dampak Covid-19, akibat ulah leasing ini akan membuat masyarakat menjadi marah.

(Ika)