SIJUNJUNG, forumsumbar —Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tinjau Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sijunjung di perbatasan Provinsi Sumbar dengan Provinsi Riau tepatnya di Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung, Minggu (5/4).
Pada Kesempatan itu gubernur bersama rombongan disambut langsung Bupati Sijunjung Yuswir Arifin bersama Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy, Forkompinda dan para Kepala OPD terkait di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Sesampai di lokasi, Irwan Prayitno yang didampingi oleh Kasat Pol PP Sumbar Dedi Diantolani dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar Eri melakukan pemeriksaan aktivitas sarana dan prasarana posko dalam melakukan upaya untuk menekan penyebaran virus vorona (Covid-19), terhadap orang yang masuk dan keluar melalui perbatasan Sumbar dan Riau.
Selain itu ia juga menyerahkan logistik dan alat pelindung wajah untuk petugas di Posko.Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Gubernur Irwan berpesan kepada petugas di lapangan agar menjaga kesehatan dengan baik, dan mempergunakan alat-alat sesuai dengan kebutuhan, terutama bagi petugas yang melakukan pemeriksaan di perbatasan.
Setelah melakukan peninjauan, rombongan gubernur tersebut langsung menuju Rumah Dinas Bupati Sijunjung untuk makan siang bersama.

“Pengawasan di wilayah perbatasan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 masuk ke Sumbar,” kata Irwan Prayitno saat memberi arahan di Rumah Dinas Bupati Sijunjung.
Semua kendaraan yang melintas harus kita periksa dengan ketat baik itu kepada penumpang ataupun sopirnya, sehingga orang yang masuk ke Sumbar memang benar-benar tidak terkontaminasi dengan Covid-19.
Sedangkan untuk orang yang baru datang kita wajibkan mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari.
Ia juga mengimbau kepala daerah, camat, walinagari serta kepala jorong agar berperan aktif memantau hasil pemeriksaan administrasi di perbatasan ini agar tetap mengetahui perkembangan Covid-19 ini serta memantau masyarakat yang mengisolasi secara mandiri.
Kemudian, lanjut gubernu, diimbau masyarakat agar tetap di rumah saja, kalau tidak ada kepentingan lebih baik di rumah saja dan jangan berkumpul-kumpul.
(Novfiandry)






















