• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Frustasi Sosial Anak Muda Perancis

20 Oktober 2026
in Berita
Reading Time: 2min read
Views: 36
Elfindri, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas. (Foto : Dok)

Oleh: Elfindri
(Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas)

PANDANGAN amuk masa anak muda di beberapa kota Perancis dan Italia, merupakan fenomena akhir dari frustasi anak muda.

Frustasi dimana pada masa sulit setidaknya selama lima tahun terakhir, ditambah dengan ketidakpuasan dari pemerintah dalam mengelola negara. Politik pemerintah justru berpihak pada kaum tua, mengingat mereka hampir 70 persen sebagai pemilih.

Lihat Juga

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 Berlangsung Aman, Lancar dan Sukses

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 Berlangsung Aman, Lancar dan Sukses

20 Oktober 2026
10
Peringati Milad ke-7, LAZ Risalah Charity Gelar Tabligh Akbar dan Galang Rp28 Juta untuk Palestina

Peringati Milad ke-7, LAZ Risalah Charity Gelar Tabligh Akbar dan Galang Rp28 Juta untuk Palestina

20 Oktober 2026
12
Bupati Annisa Suci Ramadhani Ajak Pemuda Dharmasraya Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Annisa Suci Ramadhani Ajak Pemuda Dharmasraya Bersinergi Bangun Daerah

20 Oktober 2026
26

Karena sinyal keberadaan dari anak muda, keperluan mereka belum terlihat secara nyata, apa yang telah diperbuat oleh pemerintah dalam menyediakan pendidikan, serta perluasan lapangan kerja?

Angka pengangguran pada kalangan anak muda di Eropa, khususnya Perancis dan Italia semenjak 5 tahun terakhir menunjukkan kecendrungan yang meningkat. Pada tahun 2026 misalnya tercatat angka pengangguran usia 15-24 tahun telah mencapai sekitar 20.6% persen, sementara pada tahun 2022 baru berkisar 17.0%.

Negara dimana ditandai dengan tingkat urbanisasi yang tinggi, membuat daya tekan kehidupan perkotaan semakin berat. Membuka lapangan kerja sebagai self employed di kota-kota tidak semudah di negara berkembang, apalagi regulasi ketat, telah membuat ruang gerak anak muda semakin terbatas.

Pengenalan teknologi robot dan hadirnya AI telah menyingkirkan lapangan kerja yang selama ini dikerjakan oleh anak muda.

Politik untuk Kaum Tua

Jika di Indonesia berupaya merayu anak muda, di Perancis sebaliknya. Kalau dilihat dari riset-riset 2023-2026, amukan masa di Perancis itu bukan satu penyebab, tapi tumpukan yang meledak bareng. Ini 5 faktor utamanya:

1. Reformasi Pensiun (Pemicu terbesar 2023-2024).

Macron naikkan umur pensiun dari 62 ke 64 tahun pakai pasal 49.3 (tanpa voting parlemen). Bagi orang Perancis, pensiun itu hak suci. Hasilnya: 800rb – 1jt orang turun di 200 kota, 12 hari mogok nasional. Ini yang bikin kepercayaan ke pemerintah menjadi jebol.

2. Biaya Hidup & Perumahan Anak Muda–

Sewa di Paris 74% dari gaji pemula, di Lyon/Marseille 55-65%
– 80% lebih anak 18-29 tahun masih tinggal sama orang tua atau tergantung keuangan orang tua,
– Kontrak kerja anak muda 75% kontrak pendek (CDD, magang). Jadi merasa “kerja terus tapi tidak bisa mandiri”

3. Ketimpangan Antar Generasi (Gerontokrasi)

Riset menyebut Perancis “gerontocracy”. Median pemilih umur 50+, tingkat partisipasi pemilih tua 75-80%. Anggaran pensiun makan 14-16% PDB, sementara anggaran perumahan & pendidikan anak muda dipotong. Anak muda merasa politik hanya melayani orang tua.

4. Polisi dan Isu Diskriminasi

Kasus kematian Nahel Merzouk (17 tahun, ditembak polisi saat razia Juni 2023) memicu kerusuhan terbesar dalam 20 tahun: 3.000 mobil dibakar, 1.000 gedung rusak dalam 6 hari. Ini memicu isu lama di banlieue (pinggiran kota imigran) soal kekerasan polisi & diskriminasi.

5. Sistem Pendidikan & Parcoursup

Sistem seleksi masuk kuliah lewat algoritma Parcoursup dianggap tidak transparan & bikin stres. Banyak anak dari banlieue merasa disaring keluar dari jurusan favorit. Pengangguran lulusan S1 masih 19-20%.

Pola amukannya khas Perancis: dimulai demo serikat buruh yang damai, lalu malamnya di kota-kota besar diambil alih kelompok anak muda banlieue yang bakar & jarah. Siang protes politik, malam protes sosial.

Antisipasi Untuk Kita

Di Indonesia frustasi yang sama bisa jadi berpotensi terjadi, walau memang akan berbeda dengan Pedancis.

Menuntut hemat pemborosan yang terjadi dalam APBN untuk program MBG dan Koperasi Merah Putih seharusnya ditanggapi pemerintah.

Kemudian, korupsi yang berkepanjangan akan membuat pemicu penting juga, selain dari tindakan pemerintah memotong anggaran daerah, termasuk respon yang lambat akan penanganan bencana alam. Faktor-faktor tersebut tentunya tidak sama dengan yang terjadi di Perancis. Tapi segala obat mesti diarahkan untuk membuat anak muda kota tidak sebringas anak muda di kota Perancis yang banyak frustasi. “)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 Berlangsung Aman, Lancar dan Sukses

BeritaTerkait

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 Berlangsung Aman, Lancar dan Sukses
Berita

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 Berlangsung Aman, Lancar dan Sukses

20 Oktober 2026
10
Peringati Milad ke-7, LAZ Risalah Charity Gelar Tabligh Akbar dan Galang Rp28 Juta untuk Palestina
Berita

Peringati Milad ke-7, LAZ Risalah Charity Gelar Tabligh Akbar dan Galang Rp28 Juta untuk Palestina

20 Oktober 2026
12
Bupati Annisa Suci Ramadhani Ajak Pemuda Dharmasraya Bersinergi Bangun Daerah
Berita

Bupati Annisa Suci Ramadhani Ajak Pemuda Dharmasraya Bersinergi Bangun Daerah

20 Oktober 2026
26
PRKL UNP Gandeng GOW Payakumbuh Gelar Diskusi Buku Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Kearifan Lokal
Berita

PRKL UNP Gandeng GOW Payakumbuh Gelar Diskusi Buku Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Kearifan Lokal

20 Oktober 2026
26
Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran
Berita

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

19 Oktober 2026
12
Lantik 53 Pejabat, Bupati JKA Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Berita

Lantik 53 Pejabat, Bupati JKA Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

19 Oktober 2026
188
Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,142)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,046)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,374)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,050)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,563)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,504)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,982)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,459)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,729)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,804)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
211
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
443
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
530
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
265
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
148
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
190
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
158
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
226
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
163

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In