
PADANG PARIAMAN, forumsumbar –— Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA), kembali melantik dan mengambil sumpah 53 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, bertempat di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) Nagari Parik Malintang Kecamatan Anam Lingkuang, Senin (19/10/2026).
Pelantikan ini mencakup 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 34 Pejabat Administrator, dan 17 Pejabat Pengawas.
Pelantikan tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat daterah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, serta tamu undangan lainnya.
Dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Hendri Satria sebagai Inspektur Kabupaten Padang Pariaman, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, serta El Abdes Marsyam sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sementara itu, sejumlah pejabat Administrator yang dilantik di antaranya Afrizaldi sebagai Camat Sungai Limau, M. Rasyid sebagai Camat Sungai Geringging, Firmansyah sebagai Camat Padang Sago, Rina Novianti sebagai Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II, dan Ferdianto Ambra sebagai Irban Investigasi pada Inspektorat Kabupaten.
Selanjutnya, Defri Albert dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heri Sugianto sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, serta Roza Suhendra sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, Bupati JKA menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian posisi atau perubahan tempat kerja, melainkan pemberian amanah dan tanggung jawab untuk menjalankan roda pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan dan organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan tentu kepada Allah SWT. Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan ini sebagai sebuah kehormatan semata, tetapi sebagai tugas pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya.
Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik, segera memahami tugas dan fungsi masing-masing, mempelajari regulasi, target kinerja, serta program kerja pada unit kerja yang dipimpin. Ia juga mengingatkan, agar para pejabat segera melakukan konsolidasi, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran, dan menyusun prioritas kerja berdasarkan kebutuhan serta dampaknya bagi masyarakat.
Menurutnya, koordinasi dan komunikasi antarperangkat daerah harus diperkuat untuk memastikan persoalan pemerintahan dapat diselesaikan secara bersama-sama. Ia menegaskan agar tidak ada ego sektoral dalam menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati meminta para pejabat turun langsung ke lapangan, tidak hanya mengandalkan laporan dari meja kerja. Dengan melihat kondisi secara langsung, pejabat diharapkan dapat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat, mendengarkan keluhan, serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai sasaran.
“Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang rumit. Masyarakat membutuhkan Pemerintah yang hadir, cepat, ramah, transparan dan memberikan solusi. Karena itu, jangan pernah mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” ujarnya.
Ia juga menekankan, pentingnya sinergi antara pejabat administrator dan pejabat pengawas. Pejabat administrator harus mampu memberikan arah dan memastikan pencapaian target, sedangkan pejabat pengawas memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan dengan baik.
Melalui pelantikan ini, Bupati berharap seluruh pejabat yang diberikan amanah mampu menunjukkan kinerja nyata, memperkuat sinergi antarperangkat daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Padang Pariaman dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Kominfo/AS)























