
Ekonomi Regional (LPER) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas. (Foto : AS)
PADANG PARIAMAN, forumsumbar —– Melalui inovasi Galpol PBB (Gerakan Sadar Pendataan dan Optimalisasi PBB) yang akan memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas.
Penandatanganan Kerja Sama tersebut, berlangsung di Ruang Rapat Lantai II BPKD Kabupaten Padang Pariaman, Nagari Parik Malintang Kecamatan Anam Lingkuang, pada Kamis lalu, yang dilakukan oleh Ketua LPER FEB Unand DR. Fajri Muharja, SE, dengan Kepala BPKD Padang Pariaman Muhammad Fadhly, S.AP, MM. Demikian disampaikan Muhammad Fadhly ketika ditemui di Kantornya, Senin (3/8/2026).
Dikatakan, penandatanganan PKS ini merupakan langkah strategis BPKD Kabupaten Padang Pariaman dalam memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui pemanfaatan hasil penelitian, kajian ilmiah, serta analisis ekonomi regional sebagai dasar penyusunan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kerja sama ini diharapkan, mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah”, katanya.
Fadhly menyebut, bahwa melalui kerja sama ini BPKD Kabupaten Padang Pariaman bersama LPER FEB Universitas Andalas akan melaksanakan berbagai kegiatan. Meliputi penelitian mengenai potensi pajak daerah, pemetaan objek dan subjek pajak, analisis kebijakan fiskal daerah, penyusunan rekomendasi strategis, hingga pengembangan model dan inovasi dalam pengelolaan pajak daerah.
“Seluruh hasil kajian tersebut, akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan berbasis data dan penelitian (evidence-based policy). Sehingga nantinya, mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak daerah”, ujar Fadhly didampingi Sekretarisnya Ade Mahriyal Putra.
Kerja sama ini menurut Fadhly, diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengidentifikasi berbagai potensi penerimaan yang selama ini belum tergali secara optimal.
Dengan dukungan analisis akademik yang komprehensif, strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah dapat dilaksanakan secara lebih terarah, sesuai dengan karakteristik wilayah dan kondisi perekonomian daerah.
“Selain mendukung peningkatan penerimaan daerah, kemitraan antara BPKD Kabupaten Padang Pariaman dan LPER FEB Universitas Andalas menjadi wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang modern, adaptif, transparan, dan akuntabel”, jelas Fadhly.
Dia meyakini, sinergi antara Pemerintah dan perguruan tinggi mampu melahirkan berbagai inovasi kebijakan yang berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari kolaborasi yang produktif dan berkesinambungan, dalam menghasilkan berbagai kajian dan rekomendasi yang aplikatif”, tutupnya.
Dengan pengelolaan pajak daerah yang efektif, efisien, dan berbasis riset, diharapkan kemandirian fiskal Kabupaten Padang Pariaman semakin kuat. Sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik yang lebih berkualitas.
(R/AS)























