
KABUPATEN SOLOK, forumsumbar — Musholla itu rampung direnovasi. Bukan sembarang musholla, tapi satu-satunya tempat ibadah yang ada dan berada di atas gunung di Sumatera.
Namanya MUsholla Gunung Talang (2.597 mdpl), di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Berada di ketinggian 2.207 mdpl. Hanya sepelemparan batu ke rute pendakian puncak Gunung Talang. Tepatnya di alun-alun gunung, atau disebut lapangan bola oleh para pendaki.
Informasi MUsholla itu sudah rampung dikerjakan, diinfokan di WAG Mapala Unand oleh Ketua Tim Renovasi Nurdian Effendi, “Alhamdulillah, renovasi MUsholla telah selesai kita lakukan malam ini. Izin mengirim beberapa dokumentasi kegiatan kita,” Begitu bunyi pesan yang masuk pukul 21.15 WIB di hari Sabtu (18/7/2026).
Disampaikan Nurdian Effendi, renovasi ini sudah direncanakan sejak pertengahan bulan Juni lalu. Fokusnya pembuatan lantai baru, sarana wudhu yang layak, kelancaran sumber air, dan pengecatan ulang. Tentu saja semua itu butuh uang dan tenaga orang.
“Maka dibukalah kesempatan berdonasi dan berpartisipasi untuk perbaikan mushola. Donasi mengalir tak hanya dari anggota Mapala Unand, tapi dari banyak orang baik yang Allah gerakkan hatinya untuk beramal jariyah, memudahkan para pendaki untuk shalat pada musala yang diresmikan pada 14 Februari 2021 lalu itu. Estimasi biaya sekitar Rp13.650.000 Alhamdulillah terkumpul,” ujarnya.
Pengerjaan yang direncanakan berlangsung pada 17-19 Juli 2026, lanjutnya, telah selesai pada 18 Juli 2026 malam. Lebih cepat dari waktu yang ditetapkan.
“Misi renovasi musholla berjalan lancar berkat partisipasi para donatur; anggota Mapala Unand, dan kawan-kawan penggiat alam bebas lainnya, serta dukungan warga tempatan,” kata Nurdian.

Kenapa bisa begitu cepat? Materialnya sudah dipotong dan dirakit terlebih dahulu di Padang. Dropping bahan ke atas gunung, dilakukan beberapa hari sebelum waktu yang ditentukan.
“Terbayangkan, bagaimana susahnya membawa rangka baja, tendon air, gulungan pipa, cat dan peralatan kerja lainnya ke atas sana melewati terjalnya rute pendakian?”, kata Nurdian lagi
“Tapi Alhamdulillah, Allah mudahkan. Selesai juga akhirnya niat bersama itu,” tambahnya.
Diharapkan Nurdian, para pendaki diharapkan untuk benar-benar memanfaatkan MUsholla ini sesuai peruntukannya, yakni untuk salat. Bukan tempat untuk memasak, bukan pula tempat tidur pengganti tenda, apalagi untuk hal lainnya.
Tim Renovasi musholla berpesan kepada Pokdarwis Bukik Bulek dan para Pendaki agar menjaga musholla dan lingkungan sekitarnya, “Jagalah.., Insha Allah ini pun akan menjadi amal jariyah bagi anda, sebagaimana telah menjadi amal bagi yang berdonasi, membangun dan merenovasinya,” pungkasnya.
(PRD)























