PADANG, forumsumbar —Setelah satu minggu mengadakan pertandingan, Futsal Competition Universitas Taman Siswa (Unitas) I, resmi ditutup, Sabtu (1/2).
Kompetisi internal, yang diikuti 15 tim yakni, 4 dari Fakultas Ekonomi, 8 tim Fakultas Pertanian, dan 3 tim Fakultas Hukum, semuanya berasal dari Unitas Padang
Pada kompetisi yang pertama kali diadakan di masa kepengurusan Badan Eksekutif Mahasisa (BEM), yang dikomandoi Presma Israk Namuhamdillah, keluar sebagai Juara 1 Manajemen Old Prodi Manajemen,
Juara 2 : Cowboy FC Prodi Peternakan, dan
Juara 3 : Lady Justicia Prodi Ilmu Hukum, dengan
top score Fauzan Azima dengan mencetak 15 gol selama pertandingan.
Ketika acara penutupan, Rektor Unitas Padang Sepris Yonaldi, SE, MM mengatakan, siap untuk mendukung dan memotivasi kegiatan mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan prestasi.
“Saya sebagai rektor, akan terus memotivasi adik-adik dan anak-anak sekalian dalam melakukan kegiatan positif seperti saat ini, guna meningkatkan prestasi dan menjalin kerja sama,” ulasnya
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor III Yevendri, SH, MH yang merupakan pembina kegiatan mahasiswa, dimana ia sangat mengapresiasi kegiatan yang merupakan usulan dari BEM Unitas.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi usulannya memang murni dari BEM, diharapkan kegiatan serupa dan kegiatan lain juga tetap digelar,” katanya.

Merespon pernyataan Rektor dan Wakil Rektor III, Presma Israk Namuhamdilah mengatakan, siap untuk terus menjalin kerja sama dengan sesama mahasiswa semua jurusan, guna melakukan kegiatan positif, baik olah raga maupun akademik.
Israk juga mengapresiasi kinerja panitia futsal tersebut, dimana semua melaksanakan tanpa pernah mengeluh, meskipun dalam keterbatasan waktu dan dana.
“Saya berterimakasih dan memberikan apresiasi pada teman-teman BEM dan panitia, dimana dengan segala keterbatasan open turnamen internal ini bisa dilaksanakan dengan baik, tanpa ada kendala,” ungkap Israk bersemangat
Apa yang dikatakan Israk dipertegas Dirjend Kominfo BEM Unitas Wulan Inayah Novrianto Putri atau kerap disapa Wulan, dimana acara tersebut dirancang dalam waktu cepat, baik penunjukan panitia maupun penyelenggaraannya.
Kegiatan tersebut menunjukkan eksistensi BEM Unitas dalam menjalin kebersamaan dalam meraih prestasi olah raga dan berimbas pada prestasi akademik.
Ajang itu juga dirancang untuk menyatukan yang terserak dan menjahit yang tersobek, dalam membesarkan nama almamater dimata masyarakat.
“Apa yang dilakukan BEM, dibawah komando bang Israk intinya untuk mempersatukan mahasiswa dari semua prodi yang ada, sehingga tidak ada lagi perbedaan diantara masing-masing prodi dan mahasiswa,” ulas Wulan.
Ditambahkannya, jika kelak masih ada mahasiswa yang beranggapan antara satu prodi dengan lainnya berbeda, itu menunjukkan kalau mereka lupa Taman Siswa ini hadir untuk bersatu mendidik anak bangsa.
“Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa untuk mendidik dan mempersatukan anak bangsa, dalam mencapai jiwa merdeka, bukan untuk pecah-belah,” tukuknya mengakhiri. (Rel/Nov)























