
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H/2026 M tingkat Kabupaten Padang Pariaman, yang dipusatkan di Masjid Raya Baburrahman, Nagari Toboh Gadang Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Senin (2/3/2026) malam.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung khidmat dan semarak itu, diwarnai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta Pesantren Ramadhan, serta penyampaian Tausiyah oleh para peserta. Karena ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual, serta peningkatan kepercayaan diri para siswa selama mengikuti Pesantren Ramadhan.
Turut hadir mendampingi Bupati, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Padang Pariaman H Syafrizal, Asisten Pemerintahan Rudi Rahmad, Inspektur Hendra Aswara, Kasatpol. PP dan Damkar Rifki Monrizal, Kepala BKPSDM Maizar, Kabag Kesra Setdakab. Alkhaufa, para Camat dan Walinagari, serta Kepala SD, SMP dan MTsN se-Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, Bupati JKA menekankan, bahwa nilai utama yang harus ditanamkan kepada para peserta pesantren Ramadhan adalah sikap saling menghargai. Karena saat ini anak-anak sudah sibuk main gatget dan HP, sehingga mereka lupa dengan lingkungannya.
“Untuk mengantisipasi kemajuan teknologi dan pengaruh negatif dari internet, mungkin yang paling penting dalam pesantren ini adalah menanamkan kepada anak-anak kita untuk saling menghargai sesama teman, guru dan orang tua. Tidak perlu tinggi-tinggi dulu ilmunya, yang penting mereka bisa saling menghargai,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan, pentingnya menanamkan nilai adab kepada para siswa. Menurutnya, adab merupakan dasar dalam membentuk karakter generasi muda yang baik. Para ulama menekankan pentingnya mempelajari adab sebelum ilmu, agar ilmu yang didapat berkah dan membawa pemahaman yang benar. Ilmu yang tinggi tanpa adab, bisa menjadikan seseorang sombong, ujub dan cenderung menyalahgunakan ilmunya.

“Adab ini sangat penting. Jika ada orang berbicara, kita mendengar terlebih dahulu. Saling menghargai ketika orang berbicara di depan. Jika itu dilakukan, maka tidak akan ada lagi siswa yang tidak menghargai gurunya. Adab membimbing penggunaan ilmu agar bermanfaat, sedangkan ilmu tanpa adab bisa berbahaya. Keduanya penting untuk membentuk generasi muda yang berilmu dan berakhlak,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pembentukan akhlak, serta sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Karena semua itu akan menjadi fondasi utama dalam pendidikan karakter generasi muda.
Menutup sambutannya, Bupati JKA berharap para guru dapat menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para siswa selama kegiatan Pesantren Ramadhan berlangsung.

“Jika para guru berhasil menanamkan nilai menghargai, adab, akhlak dan sopan santun kepada anak-anak kita. Maka Saya yakin, kita akan mampu membentuk generasi emas yang berkualitas dimasa depan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kabag Kesra Alkhaufa menyampaikan dalam laporannya, bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan spiritual bagi generasi muda selama bulan suci Ramadhan.
Dikatakan, Pesantren Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 2 Maret hingga 13 Maret 2026 dan penutupannya akan digelar di Masjid Baiturahmah, Kecamatan Lubuk Alung.
(Diskominfo/AS)























