
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) membuka secara resmi kegiatan Ramadhan Fest, sekaligus Pasar Pabukoan Kampuang Galapuang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Sabtu (28/2/1016). Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mempererat kebersamaan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati JKA mengaku merasa senang dan bangga atas terselenggaranya Ramadhan Fest di Nagari Kampuang Gelapuang Ulakan. Ia menilai, kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya TP PKK Padang Pariaman serta peran aktif kaum ibu yang tergabung dalam Seruni, yang turut menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita sangat bangga kegiatan Ramadhan Fest ini bisa terlaksana dengan baik. Ini berkat kebersamaan dan dukungan semua pihak, terutama ibu-ibu Seruni yang telah banyak berkontribusi,” ujar JKA.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyinggung persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Kampuang Galapuang dan Muaro Ulakan. Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Daerah tidak pernah berhenti mencari solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menurutnya, sejak awal Ramadhan Pemerintah Daerah telah menyiagakan dua unit alat berat ekskavator di kawasan Muaro Ulakan untuk melakukan upaya normalisasi aliran sungai sebagai langkah awal mengurangi dampak banjir.
“Kami tidak pernah berhenti memikirkan persoalan banjir di Ulakan ini. Saat ini saja, sudah kita siagakan dua ekskavator sejak awal Ramadhan di Muaro Ulakan untuk melakukan penanganan,” ungkapnya.
Namun demikian, JKA menekankan bahwa penanganan banjir membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk para ninik mamak serta tokoh masyarakat setempat.
Ia juga secara khusus berharap dukungan dari masyarakat yang memiliki lahan di kawasan muara sungai, agar bersedia membantu Pemerintah dalam upaya pelebaran dan pelurusan alur sungai.
“Kami sangat membutuhkan dukungan ninik mamak dan tokoh masyarakat. Terutama dunsanak ambo yang memiliki tanah di kawasan muaro, agar bisa membantu dengan mengorbankan sebagian lahannya untuk pelurusan alur sungai. Ini demi kepentingan kita bersama agar banjir bisa kita atasi,” harapnya.

Sementara itu, Walinagari Kampuang Gelapuang Ulakan Ali Waldana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah serta berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan Ramadhan Fest di Kampuang Galapuang. Ia juga berterima kasih, atas peran TP PKK dan ibu-ibu Seruni yang aktif membantu masyarakat, termasuk dalam mendukung permodalan bagi pelaku UMKM di Nagari tersebut.
Kegiatan Ramadhan Fest ini, juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman H Syafrizal. Tausyiah yang disampaikan menjelang waktu berbuka puasa, menambah kekhusyukan suasana buka bersama antara Pemerintah Daerah dan masyarakat.
Sebagai bagian dari tradisi Ramadhan di Padang Pariaman, keberadaan Pasar Pabukoan menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk mencari berbagai hidangan berbuka puasa sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal.
Ramadhan Fest ini juga Padang Pariaman, juga tersebar di berbagai Nagari. Di antaranya Pasar Sungai Limau, Pasar Pilubang, Pasar Sungai Geringging, Balai Ampalu Nagari Lareh Nan Panjang, Pasar Tandikek, Pasar Pakandangan, Pasar Sicincin, Pasar Pauh Kambar, Pasar Lubuk Alung, Pasar Gunung Padang Alai, Pasar Kudu Ganting, Pasar Limau Puruik, Pasar Sungai Sariak, Balai Ampalu, Balai Baru Balah Aie, Pasar Kampung Dalam, Pasar Basung, Pasar Kayu Tanam, Pasar Padang Sago, Pasar Batu Basa, Pasar Aur Malintang, serta Pasar Gasan.
Melalui Ramadhan Fest dan keberadaan pasar pabukoan ini, Pemerintah Daerah berharap dapat menghidupkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
(Kominfo/AS)























