
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Pemerintah Pusat kembali menegaskan komitmennya, dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana alam di Sumatera Barat. Hal itu ditandai dengan peresmian dan penyerahan kunci Hunian Sementara (Huntara) yang dipusatkan di Huntara Kayu Pasak, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (24/1/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, selaku Ketua Pengarah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut, turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas, Kepala BNPB RI Suharyanto sebagai Wakil Ketua Satgas, Wakil Kepala BPS, Gubernur Sumbar Kapolda Sumbar, Pangdam I/Bukit Barisan, serta Danrem 032/Wirabraja.
Secara daring, kegiatan peresmian dan penyerahan kunci Huntara juga dilaksanakan serentak di Kabupaten Padang Pariaman. Yakni di Huntara Asam Pulau Nagari Anduriang Kayu Tanam dan Huntara Talao Mundam Nagari Katapiang Batang Anai.
Dalam kesempatan itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) mengatakan, bahwa masyarakat yang terdampak bencana di daerahnya siap menempati Huntara di dua lokasi tersebut.
“Dengan telah diresmikan Huntara secara serentak, masyarakat penyintas bencana di Kabupaten Padang Pariaman siap tempati Huntara di Asam Pulau dan Talao Mundam”, ungkapnya.

Selain itu, kegiatan serupa juga berlangsung di Huntara Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, serta Huntara Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.
Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menegaskan, bahwa pembangunan Huntara merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian negara terhadap masyarakat korban bencana.
“Arahan Presiden sangat jelas, pemulihan pascabencana di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara harus dikawal secara serius. Pertama, membantu masyarakat terdampak agar segera memiliki hunian sementara dan hunian tetap. Kedua, memulihkan ekonomi dan produktivitas masyarakat,” ujar Pratikno.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Daerah, yang dinilainya bergerak sangat cepat dalam proses pemulihan pasca bencana, serta menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan ketangguhannya.
(Kominfo/AS)























