
PADANG, forumsumbar —-Melalui program PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan), Tim BEM KM Unand (Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas) memberikan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga dan anak remaja Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.
Pelatihan ini bagaimana potensi perikanan di Pasia Nan Tigo bisa lebih ditingkatkan inovasinya dengan menciptakan produk olahan ikan bernilai jual tinggi.
Kegiatan yang diikuti 27 orang mahasiswa Unand ini dibuka pada tanggal 19 Juli 2025, yang dihadiri Lurah Pasia Nan Tigo, Direktur Kemahasiswaan Unand, Presiden BEM KM Unand, serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang.
Menurut Rifqi Asverian Putra, selaku Ketua Tim kegiatan ini, kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa program pemberdayaan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk pembangunan ekonomi dan lingkungan daerah.
“Setelah pembukaan, pada tanggal 20 Juli 2025 tim BEM KM Unand langsung memulai pelatihan pembuatan terasi berbahan dasar ikan, sebuah produk lain yang menonjolkan ciri khas dan potensi dari Pasia Nan Tigo sebagai sentra perikanan,” ujar Rifqi, melalui keterangan persnya, Selasa (29/7/2025).
Kemudian, lanjtnya pada tanggal 26 Juli 2025 dilanjutkan dengan mengadakan pelatihan yang difokuskan pada pembuatan kuliner unik: Kue Bawang Tepung Ikan Teri.

Lanjut Rifqi, kegiatan ini tidak hanya mengajarkan proses produksi dari pengolahan ikan hingga pengemasan, tetapi juga diawali dengan pemaparan pentingnya nilai gizi pada sebuah produk.
“Pemaparan ini disampaikan oleh dosen pendamping, yakni Ibu Risti Kunia Dewi, SGz, MSi, yang menekankan diversivikasi hasil tangkapan ikan teri lokal menjadi camilan yang bergizi dan menarik pasar,” ulas Rifqi, yang merupakan mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2022 Unand ini.
Agar produk tersebut tidak hanya berhenti di dapur, disampaikan Rifqi bahwa pada hari Minggu 27 Juli 2025 besoknya digelar Pelatihan Pemasaran Digital. Dimana para peserta dibekali kemampuan teknis untuk bersaing di era moderen.

“Pelatihan ini mencakup disain logo dan stiker. Pemanfaatan media sosial untuk promosi, hingga pengenalan e-commerce sebagai gerbang menuju pasar yang lebih luas,” katanya lagi.
Dengan pendekatan yang komprehensif, mulai dari inovasi produk hingga strategi pemasaran digital, Tim PPK Ormawa BEM KM Unand berharap dapat membangun ekosistem wirausaha yang mandiri dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Dan juga, kata Rifqi, program ini sekaligus implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
(Rahima Nasywa Syafitri)























