
PADANG, forumsumbar —-Tim PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) UKM (Unit Kegiatan Kemahasiswaan) Penalaran Unand (Universitas Andalas) menggelar pelatihan pembuatan jamu toga (tanaman obat keluarga), di Batu Busuk Limau Manis, Kecamatan Pauh Kota Padang, pada tanggal 31 Agustus 2024 lalu.
Disampaikan Ketua Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand Mutia Radia, narasumber pelatihan ini adalah apt Nova Syafni, SFarm, MFarm, PhD, dengan memberikan materi mengenai pembuatan toga wedang jahe dalam bentuk serbuk.
“Pelatihan berlangsung dengan lancar, dan masyarakat antusias mengikutinya, serta aktif bertanya perihal pembuatan jamu toga wedang jahe,” ujar Mutia, melalui keterangan persnya, Sabtu (7/9/2024).
Pelatihan pembuatan jamu yang hasil akhirnya berupa serbuk jahe itu, kemudian dinikmati secara bersama-sama oleh masyarakat dan Tim PPK Ormawa Penalaran Unand.
“Hangat, sedikitt manis dan enak sekali,” ucap salah seorang peserta pelatihan setelah menikmati jamu wedang jahe tersebut, dan tampak ekspresinya menyukai hasil dari pelatihan itu.
“Ternyata gampang juga membuat jamu ya, serta bahan-bahannya juga murah didapatkan. Dan bahannya juga bisa ditanam di halaman rumah sendiri,” tambah masyarakat yang ikut pelatihan.

Menurut Mutia, bagi masyarakat Batu Busuk yang menjadi peserta pelatihan, terpenting bagaimana pembuatan jamu wedang jahe itu bisa dipraktekkan pembuatannya di rumah masing-masing.
“Mudah-mudahan dari pelatihan ini, masyarakat bisa menjadikannya sebagai usaha kecil-kecilan dalam pembuatan jamu wedang jahe, kemudian dijual ke pasar nantinya, dan bisa menambah income keluarga,” tukas Mutia.
Pada kesempatan pelatihan itu, sebut Mutia, tim juga menyediakan doorprize apabila peserta bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pembuatan jamu itu.
Ditambahkannya, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand untuk pemberdayaan masyarakat melalui pemberian ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

“Pelatihan ini sebagai bentuk upaya peningkatan kesehatan keluarga mandiri terutama bagi masyarakat Batu Busuk tersebut,” ucapnya.
“Keberhasilan pelatihan ini tidak hanya terletak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada kemampuan masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dimana nantinya bisa mendatangkan lapangan perkerjaan yang dapat membantu perekonomian masyarakat serta potensi mereka dalam mengembangkan usaha,” tambahnya.
Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand melihat di Batu Busuk melimpahnya potensi toga, dan pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan toga harus dimaksimalkan. Diharapkan nantinya bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
(Rel/MR)























