PARIAMAN, forumsumbar —Dukungan untuk Buyung Lapau maju di Pilkada Padang Pariaman 2020 terus mengalir. Setelah mendaftar ke PKB, Senin (2/12) kemarin, beberapa tokoh sentral Nadhlatul Ulama (NU), baik yang di Padang Pariaman maupun di Sumbar, mendukung langkah Buyung Lapau tersebut.
Salah satunya dari tokoh masyarakat Nagari Sungai Asam Sicincin, Khusnun Aziz yang merupakan Ketua Tanfidziyah PWNU Sumbar periode 2010-2015. Dalam pertemuan Buyung Lapau dengan Khusnun, Rabu (4/12), ia banyak mendapatkan saran dan masukan dari tokoh senior NU Sumbar itu.
Menurut Buyung, ada harapan dari tokoh masyarakat Sicincin itu, sekira amanah sampai ke Buyung menjadi bupati, agar peduli terhadap kemaslahatan umat Islam di Padang Pariaman. “Bagaimana pengembangan sumber daya umat, pengembangan ekonomi umat serta adanya kelembagaan ekonomi umat Islam,” ujarnya.
Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu basis NU terbesar di Sumbar. Menurut Buyung, ke depan hendaknya bisa lebih memperlihatkan pengaruh yang besar, baik untuk Sumbar maupun nasional. Ini karena dulunya banyak tokoh NU secara nasional yang berasal dari Sumbar.
“Pak Khusnun juga memberikan masukan, sekira terpilih jadi bupati, bagaimana melestarikan dan mempertahankan budaya NU seperti salawat badar, kajian kitab kuning serta mendukung pesantren-pesantren NU yang ada di Padang Pariaman khususnya dan Sumbar umumnya,” tukuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman itu.
Apa yang menjadi harapan tersebut, lanjut putra Barangan VII Koto Sungai Sariak itu, akan menjadi catatan penting baginya, dimana ia bersama NU sebagai ormas keagamaan yang terbesar di Tanah Air, siap berkontribusi dalam pembangunan Padang Pariaman ke depan.
“Persoalan membangun sumber daya dan ekonomi umat Islam, sudah selaras dengan visi saya ke depan untuk membangun Kabupaten Padang Pariaman,” ujar tamatan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN), dan pascasarjana Universitas Gajah Mada (UGM), yang sudah malang melintang mengurusi keuangan daerah.
Sementara itu, Khusnun Aziz di tubuh NU tidak asing lagi bagi masyarakat Sumbar. Di samping pernah jadi Ketua Tanfidziyah PWNU Sumbar periode 2010-2015, ia pernah menjabat Ketua IPNU Sumbar 1980-1982. Ketua GP Ansor Sumbar 1994-1999. Pernah juga Sekretaris PW Ansor Wilayah Sumbar 1983-1988 dan Wakil Ketua PW NU Sumbar 2005-2010. (IK)























