
PASAMAN BARAT, forumsumbar —Seorang lagi jemaah haji asal Pasaman Barat wafat di tanah suci. Dimana sekitar pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 00.00 Wib, Rabu (5/7/2023), Marwan (95), jemaah asal Bandarejo, Nagari Lingkung Aur, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, menghembuskan nafas terakhirnya di KKHI (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) Kota Mekkah.
Almarhum merupakan jemaah haji tertentu dari Pasaman Barat dan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) III Mess Padang. Marwan bersama 316 jemaah yang lain meninggalkan Simpang Empat menuju Asrama Haji Embarkasi Padang tanggal 6 Juni 2023, dan terbang menuju Kota Madrasah tanggal 7 Juni 2023 lalu.
Ketua Kloter III Mess Padang Rali Tasman, didampingi Petugas Pembimbing Ibadah Suharjo, melalui akun WhatsApp (WA) dari Mekkah, Kamis (6/7) dini hari, menjelaskan, almarhum memang sebagai jemaah tertua yang melaksanakan perjalanan ibadah haji ke tanah suci tahun ini.
Jika dilihat dari fisiknya, Marwan memang sudah lanjut usia, dan ketika masih di Simpang Empat, dia tidak bisa berjalan secara normal lagi. Namun karena keteguhan hati dan dukungan seluruh anggota keluarga dia tetap tegar juga terus bersemangat berangkat melaksanakan perjalanan ibadah haji.
“Sebagai petugas haji, kami bangga dengan almarhum, dirinya bisa melakukannya seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Namun, karena Yang Maha Kuasa berkehendak, almarhum wafat dan sebelumnya dirinya dirawat di KKHI Mekkah”, jelas Rali Tasman yang dikuatkan Suharjo.
Dengan wafatnya jemaah haji tertua pada Kloter III Mess Padang, terang Rali Tasman, maka telah dua orang jemaah haji asal Pasaman Barat yang wafat di tanah suci.
Sebelumnya, Kamis, 29 Juni 2023 lalu, jemaah haji atas nama Mastiarni Abdul Muis, warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, sekitar pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 14.30 Wib, meninggal dunia di Mina, Arab Saudi.
Almarhumah yang didampingi suaminya Amri, merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) III Mess Padang, dan berangkat dari Simpang Empat menuju Asrama Haji Embarkasi Padang tanggal 6 Juni 2023, dan dari Padang menuju Madinah tanggal 7 Juni 2023.
Mastiarni mengalami sakit dan dirawat di Pos Kesehatan Mina, akhirnya almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya di pos kesehatan Mina.

Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Syafrizal, dan Plt Kasi PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) Asriwan, Kamis (6/7) di ruang kerjanya, menyampaikan, atas nama Kantor Kementerian Agama bersama masyarakat Pasaman Barat turut berduka atas wafatnya dua warga Pasaman Barat di tanah suci, semoga keduanya husnul khatimah, dan akan ditempatkan di tempat yang mulia.
Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, pinta Syafrizal dan Asriwan, yang juga Penyelenggara Zakat Wakaf di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diminta agar tabah, sabar dan ikhlas menerimanya. Seraya mereka diberikan ganjaran syurga dari Yang Maha Kuasa.
Jemaah haji Pasaman Barat yang tergabung dalam jemaah Kloter III Mess Padang, berjumlah 317 orang. Dengan wafatnya Mastiarni dan Marwan, berarti jemaah asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter III Mess Padang menjadi 315 orang.
“Kita berharap, seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan almarhumah selama melaksanakan rangkaian ibadah hajinya diterima Allah Swt, dan jamaah yang saat ini masih menjalani rutinitasnya, berjalan seperti biasanya. Dari ketika membeli dari Arab Saudi ke tanah air, selanjutnya ke daerah asal masing-masing pada tanggal 19 Juli 2023 depan tetap berada dalam keadaan sehat”, kata Asriwan menambahkan.
(gmz)























