
JAKARTA, forumsumbar —Sebagai bentuk komitmen dalam mengangkat kembali Ranah Minang sebagai penghasil ulama di Nusantara, panitia nonton perdana film Buya Hamka yang merupakan kolaborasi organisasi Gebu Minang, Minang Diaspora Netwotk Global (MDNG) dan Indo Jalito Peduli (IJP), akan menyerahkan bantuan beasiswa untuk calon ulama Minangkabau sebesar Rp150 juta kepada Gubernur Sumbar.
Adapun bantuan beasiswa tersebut akan diserahkan saat acara nonton perdana film Buya Hamka yang akan dihadiri oleh 800-an artis, tokoh dan masyarakat Minang, bertempat di Epicentrum XXI Kuningan Jakarta, Minggu 9 April 2023, pukul 10.00-22.00 Wib.
Bantuan beasiswa untuk calon ulama Minangkabau sebesar Rp150 juta itu rencananya akan diserahkan langsung ke Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di sela-sela acara nonton film Buya Hamka oleh Wakil Ketua Umum DPP Gebu Minang dan Sekjen Minang Diaspora Network-Global Yuliandre Darwis, didampingi Direktur Eksekutif MDNG Burmalis serta Astri Asgani pendiri IJP.
“Bantuan sebesar Rp150 juta dari perantau Minang untuk beasiswa calon ulama Minangkabau ini baru awal, dan ke depan akan berlanjut,” ujar Yuliandre, yang juga merupakan Ketua Panitia nonton perdana film Buya Hamka, Sabtu (8/4/2023).
Menurut Yuliandre, dengan adanya beasiswa ini mudah-mudahan akan melahirkan kembali Hamka-Hamka baru dari Ranah Minang. Sebab sejarah panjang syiar Islam di Nusantara, tidak terlepas dari orang Minang sebagai tokoh sentralnya, salah satunya Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau dikenal dengan Buya Hamka.
Gerakan melahirkan ulama dengan pemberian beasiswa, sebut mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat ini, akan terus disebarluaskan ke simpul-simpul perantau Minang, baik di dalam maupun luar negeri, sehingganya bantuan beasiswa dapat terus berlanjut.
Yuliandre menyebutkan nonton bareng film Buya Hamka ini bagian dari bentuk dukungan masyarakat Sumbar terhadap film yang disutradarai Fajar Bustomi tersebut. Apalagi, Buya Hamka merupakan seorang tokoh ulama dari Minang yang memiliki keahlian lengkap dan patut diteladani anak bangsa.

“Bagi generasi muda film Buya Hamka ini sangat menarik dan inspiratif. Banyak pelajaran dan hal-hal yang bisa dijadikan teladan bagi kita semua,” jelas Yuliandre.
Dalam rundown acara nonton perdana film Buya Hamka, Minggu 9 April 2023 tersebut, paginya akan ada shooting acara Mata Najwa, yakni bincang-bincang dengan sutradara dan pemeran utama film di antaranya Vino G Bastian, Laudya Cyntia Bella, dan lainnya.
Sebelum nonton bareng, akan ditampilkan pula nyanyi dan tarian koreografi Minang, di antaranya Randai dan Tari Piring. Kemudian sutradara dan pemeran film menyapa penonton dari 18 kota di Indonesia, yang sedang nonton bareng film Buya Hamka.
“Setelah nonton film sorenya, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Malamnya nonton film lanjut sampai pukul 22.00 Wib,” tutup Yuliandre.
(Ika)























