• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Prof Djohermansyah Djohan Menilai Keliru Ada yang Menyebut Adminduk Indonesia Tertinggal dari Malaysia

21 April 2026
in Berita
Reading Time: 3min read
Views: 392
Prof Djohermansyah Djohan, Guru Besar IPDN dan mantan Dirjen Otonomi Daerah 2010-2014. (Foto : Dok)

JAKARTA, forumsumbar-–Pernyataan Ketua Komisi II DPR RI M Rizqinizamy yang menyebut sistem administrasi kependudukan (Adminduk) Indonesia tertinggal dari Malaysia mendapat tanggapan dari Prof Djohermansyah Djohan, yang merupakan guru besar IPDN dan mantan Dirjen Otonomi Daerah 2010-2014.

Prof Djohermansyah menjelaskan bahwa sistem Adminduk perlu dilihat secara komprehensif. Jika ditarik pada konteks faktual dan perkembangan terkini, perbandingan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

“Indonesia dan Malaysia sejatinya berada pada level perkembangan yang relatif setara, bahkan dalam beberapa aspek Indonesia menunjukkan capaian yang signifikan,” ujar Prof Djohermansyah kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Lihat Juga

Pengurus LKAAM Kota Padang Masa Bakti 2026-2031 Akhirnya Dilantik, Wako Fadly Amran Selaku Pucuak Undang Mengukuhkan

Pengurus LKAAM Kota Padang Masa Bakti 2026-2031 Akhirnya Dilantik, Wako Fadly Amran Selaku Pucuak Undang Mengukuhkan

26 Oktober 2026
129
Dinas KUKM Agam Latih 50 Pelaku UMKM Tingkatkan Daya Saing Usaha

Dinas KUKM Agam Latih 50 Pelaku UMKM Tingkatkan Daya Saing Usaha

23 Oktober 2026
19
Wabup Ahmad Fadly Apresiasi Kontribusi Anggota DPR RI Zigo Terhadap Sejumlah Proyek Infrastruktur di Tanah Datar

Wabup Ahmad Fadly Apresiasi Kontribusi Anggota DPR RI Zigo Terhadap Sejumlah Proyek Infrastruktur di Tanah Datar

23 Oktober 2026
19

Perbandingan yang kerap muncul, kata Prof Djo, demikian panggilan akrab pakar otonomi daerah ini, seringkali bersandar pada pengalaman masa lalu—bahkan sebelum Indonesia memulai program KTP elektronik (e-KTP) dan sistem Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional pada 2011–2012.

“Padahal, dalam lebih dari satu dekade terakhir, Indonesia telah melakukan lompatan besar dalam pembangunan sistem identitas tunggal berbasis biometrik,” ucap Prof Djo.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa dan kondisi geografis kepulauan yang kompleks, keberhasilan Indonesia membangun database kependudukan nasional merupakan capaian strategis yang tidak sederhana.

Sistem ini tidak hanya menggunakan sidik jari, tetapi juga biometrik atau iris mata, serta menyimpan berbagai elemen data penting penduduk dalam chip e-KTP.

Dari Single Identity ke Multi-Use

Secara konseptual, Indonesia telah mengadopsi single identity number melalui NIK. “Dimana dalam praktiknya, pemanfaatan NIK sebagai identitas tunggal juga sudah berjalan di berbagai sektor: perbankan, perpajakan, layanan kesehatan (BPJS), hingga transportasi publik,” terang Prof Djo.

Namun, tantangan utama saat ini bukan lagi pada ketersediaan data, melainkan pada pemanfaatan yang belum optimal. Integrasi antar kementerian/lembaga (K/L) dan sektor swasta masih menghadapi kendala klasik: ego sektoral dan belum solidnya political will.

Akibatnya, lanjut Prof Djo, meskipun data sudah tersedia, belum semua layanan publik dan sistem digital menjadikan NIK sebagai basis utama. Di sinilah pekerjaan rumah terbesar pemerintah—bukan membangun dari nol, tetapi memastikan interoperabilitas dan integrasi berjalan nyata.

Perlu Payung Regulasi dan Orkestrasi Nasional

“Penguatan Adminduk tidak bisa hanya dibebankan pada Dukcapil”, kata Prof Djo sembari menekankan bahwa integrasi data kependudukan membutuhkan kerangka regulasi yang jelas, sekaligus orkestrasi lintas sektor yang kuat.

Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci. Kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri, KemenPAN-RB, Komdigi, Bappenas, BPS, BSSN, dan berbagai K/L lain kini mulai diarahkan dalam kerangka Digital Public Infrastructure (DPI).

Langkah ini penting untuk memastikan bahwa NIK benar-benar menjadi “tulang punggung” layanan publik digital—dari bantuan sosial, layanan keuangan, hingga sistem pemilu.

IKD vs MyDigitalID: Bersaing Sehat

Menurut Prof Djo, dalam konteks identitas digital, Indonesia melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebenarnya telah memiliki basis pengguna yang lebih besar, yakni sekitar 18,7 juta pengguna. Angka ini melampaui MyDigitalID di Malaysia yang berada di kisaran 12 juta pengguna.

Namun, Malaysia dinilai Prof Djo lebih agresif dalam memperluas use case pemanfaatan identitas digital. Sementara di Indonesia, penggunaan IKD masih relatif terbatas.

“Ke depan, pengembangan fitur seperti digital onboarding serta integrasi dengan sektor perbankan dan layanan publik lainnya menjadi krusial,” kata Prof Djo.

“Pemerintah juga perlu menargetkan perluasan pemanfaatan IKD dalam program strategis, termasuk digitalisasi bantuan sosial,” tambahnya.

Tantangan Nyata: Infrastruktur dan Keamanan Data

Di balik capaian tersebut, pemerintah dengan jujur telah mengakui adanya sejumlah kelemahan. Kapasitas data center, kebutuhan peningkatan volume verifikasi biometrik, serta kompleksitas akses data yang masih menjadi kendala.

Selain itu, isu keamanan data dan kebocoran informasi menjadi tantangan serius yang dapat menggerus kepercayaan publik. Penguatan cyber security dan tata kelola data menjadi syarat mutlak dalam membangun sistem yang kredibel.

Arah Kebijakan: Sentralisasi atau Jalan Tengah?

Perdebatan lain yang mengemuka adalah soal tata kelola: apakah Adminduk perlu sepenuhnya disentralisasikan atau tetap dalam skema desentralisasi dengan perbaikan.

Model saat ini—yang merupakan “jalan tengah”—menyisakan persoalan kapasitas daerah yang tidak merata, baik dari sisi SDM maupun infrastruktur. “Namun, opsi sentralisasi penuh juga menghadapi kendala besar, terutama kemampuan fiskal pemerintah pusat yang sedang menggalakkan efisiensi,” kata Prof Djo.

Karena itu, solusi jangka pendek yang realistis menurut Prof Djo, bagaimana memperkuat standar nasional, meningkatkan supervisi pusat, serta memastikan pembiayaan yang lebih proporsional.

Bukan Tertinggal, Tapi Belum Terorkestrasi

Alih-alih tertinggal, persoalan utama Adminduk Indonesia justru terletak pada belum optimalnya orkestrasi sistem yang sudah dibangun.

Indonesia telah memiliki fondasi yang kuat: database besar, teknologi biometrik, dan sistem identitas tunggal. Tantangan berikutnya adalah memastikan semua sektor berjalan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Jika itu tercapai, bukan hanya setara dengan negara lain, Indonesia berpotensi menjadi rujukan dalam pengelolaan administrasi kependudukan di negara berkembang, “satu kartu untuk banyak urusan”.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan sekadar kecanggihan sistem, tetapi sejauh mana negara mampu mempermudah urusan rakyat—bukan justru mempersulitnya,” pungkas Prof Djo.

(R/Wiztian Yoetri)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Sultan Resmikan Ndalem Widya Asih dan Diskusi Sama Mahasiswa Fisipol UGM

Next Post

Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kinerja, Pemkab Tanah Datar Gelar Rakor dan Raker Sekaligus

BeritaTerkait

Pengurus LKAAM Kota Padang Masa Bakti 2026-2031 Akhirnya Dilantik, Wako Fadly Amran Selaku Pucuak Undang Mengukuhkan
Berita

Pengurus LKAAM Kota Padang Masa Bakti 2026-2031 Akhirnya Dilantik, Wako Fadly Amran Selaku Pucuak Undang Mengukuhkan

26 Oktober 2026
129
Dinas KUKM Agam Latih 50 Pelaku UMKM Tingkatkan Daya Saing Usaha
Berita

Dinas KUKM Agam Latih 50 Pelaku UMKM Tingkatkan Daya Saing Usaha

23 Oktober 2026
19
Wabup Ahmad Fadly Apresiasi Kontribusi Anggota DPR RI Zigo Terhadap Sejumlah Proyek Infrastruktur di Tanah Datar
Berita

Wabup Ahmad Fadly Apresiasi Kontribusi Anggota DPR RI Zigo Terhadap Sejumlah Proyek Infrastruktur di Tanah Datar

23 Oktober 2026
19
Dikunjungi Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI, Divre II Sumbar Perkuat Keselamatan dan Peran Kereta Api Bagi Ekonomi Daerah
Berita

Dikunjungi Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI, Divre II Sumbar Perkuat Keselamatan dan Peran Kereta Api Bagi Ekonomi Daerah

23 Oktober 2026
22
Jalannya Diaspal Jadi Mulus, Masyarakat Tarantang Dharmasraya: Terima Kasih Ibu Bupati Annisa
Berita

Jalannya Diaspal Jadi Mulus, Masyarakat Tarantang Dharmasraya: Terima Kasih Ibu Bupati Annisa

23 Oktober 2026
43
Pemkab Agam Bangun Sinergi dengan Perguruan Tinggi Percepat Penanganan Stunting
Berita

Pemkab Agam Bangun Sinergi dengan Perguruan Tinggi Percepat Penanganan Stunting

23 Oktober 2026
29
Next Post
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kinerja, Pemkab Tanah Datar Gelar Rakor dan Raker Sekaligus

Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kinerja, Pemkab Tanah Datar Gelar Rakor dan Raker Sekaligus

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,183)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,086)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,404)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,085)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,682)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,543)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (35,020)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,502)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,762)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,839)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
212
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
451
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
532
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
267
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
195
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
160
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
228
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
165

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In