
PASAMAN BARAT, forumsumbar — Keluarga besar Muhammadiyah Pasaman Barat berduka. Sekitar pukul 11.25 Wib hari Kamis (6/4/2023), Starmon, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Pasaman, meninggal dunia di RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat.
Starmon yang sehari-hari Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pasaman Barat, diduga meninggal karena menderita penyakit jantung. Sebelumnya, almarhum ikut kegiatan Baznas Pasaman Barat di Aula Kantor Bupati, Simpang Empat.
Dari informasi yang diperoleh, ketika mengikuti kegiatan Baznas di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Starmon masih sempat memberikan kata sambutan pada kegiatan Baznas itu.
Beberapa saat setelah menyampaikan kata sambutan, Starmon yang saat itu memakaikan baju seragam Baznas pusing dan pada kesempatan itu juga, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Pasaman itu dilarikan ke RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat.
Setelah pihak rumah sakit melakukan upaya pertolongan terhadap Wakil Ketua Baznas itu, akhirnya sekitar pukul 11.25 Wib di hari yang sama, Starmon menghembuskan nafas terakhirnya. Beberapa saat kemudian, jazad almarhum dibawa ke rumah duka, kawasan Pasaman Baru, Simpang Empat.
Ketua Baznas Pasaman Barat Muhajir, yang ikut mengiringi Starmon dari Aula Kantor Bupati ke RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat, menyampaikan, segenap keluarga besar Baznas Pasaman Barat berduka dan merasa kehilangan atas wafatnya sosok aktivis, penyemangat kagiatan Baznas Pasaman Barat.
Keluarga besar Baznas Pasaman Barat, ulasnya, seakan tidak percaya, Starmon meninggal dunia. Sebab, mulai pagi hingga siang ini, warga Baznas melaksanakan kegiatan di Aula Kantor Bupati, dan Wakil Ketua Baznas itu, masih sempat tampil dan memberikan kata sambutan pada kegiatan itu.
Aktivis Muhammadiyah Pasaman Barat Mizlan, secara terpisah mengaku, kepergian Starmon menghadap sang Khaliq, membuat warga dari keluarga besar Menggunakan Pasaman Barat berduka sekaligus kehilangan.
Sebagai aktivis dan kader Muhammadiyah, Starmon telah banyak berkarya. Berbagai ilmu pengetahuan, pemikiran dan gagasan untuk kemajuan organisasi, banyak yang dia berikan. Termasuk waktu Musda Terpadu Muhammadiyah dan Aisyiyah Pasaman Barat di komplek Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Alamanda Kinali, 3-5 Maret 2023 lalu.
Seiring hal itu, atas nama pribadi dan keluarga besar Muhammadiyah Pasaman Barat, pihaknya turut berdukacita, kiranya Allah Swt selalu memberikan yang terbaik dan menempatkannya di tempat yang mulia. Kepada keluarga yang ditinggal, agar tabah dan ikhlas, apalagi dalam suasana Ramadhan saat ini.
(gmz)























