
Oleh: Mela Putri
SUMATERA BARAT adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di sepanjang pesisir pantai barat Sumatera bagian tengah, dataran tinggi Bukit Barisan di sebelah timur, dan sejumlah gugusan pulau di lepas pantainya, seperti Kepulauan Mentawai.
Sumatera Barat adalah tempat bagi orang suku Minang atau Minangkabau yang menggunakan bahasa Minang untuk berbicara dalam kehidupan sehari-hari, dengan ciri khas suku Minang adalah rumah gadang. Orang Minangkabau mayoritas beragama Islam.
Ibukota dari Sumatera Barat adalah Padang, senada dengan nama makanan yang sudah banyak diketahui oleh orang, yakni nasi Padang, nasi putih yang disajikan dengan berbagai macam sambal seperti rendang khas Minangkabau
Nasi Padang merupakan hidangan yang disajikan secara lengkap secara prasmanan dengan daging, ikan, sayuran, dan makanan pedas yang dimakan dengan nasi putih, dan merupakan komoditas ekspor paling terkenal dan masyarakat Minangkabau mempunyai kontribusi yang besar untuk masakan Indonesia.
Restoran Nasi Padang biasanya ditandai dengan bangunan bergaya rumah gadang dilengkapi dengan gaya etalasenya yang khas, biasanya terdiri dari piring dan mangkuk yang ditumpuk sedemikian rupa, ditata dan diisi dengan berbagai hidangan.
Rumah makan Padang, terutama yang kecil-menengah, biasanya memakai nama-nama dalam bahasa, dan sangat mudah ditemukan di berbagai kota yang ada di Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi, Nusa tenggara dan Papua. Cuma yang masih menjadi misteri adalah Nasi Padang jarang ada di Padang. Jarang ada maksudnya adalah restoran atau rumah makan di Padang tidak ada yang membuat nama rumah makannya dengan nama “Rumah Makan Padang”.
Meskipun jika kita pergi ke restoran atau rumah makan Padang, kita juga akan diberi makanan persis seperti Nasi Padang yang kita temui di berbagai kota di Indonesia. Di Padang atau pun di kabupaten lain yang ada di Sumatera Barat akan kita temui banyak penjual makanan yang mengunakan nama seperti sate Madura, martabak mesir dan sebagainya. Jika nasi Padang saja sudah banyak terdapat di berbagai kota di Indonesia bagaimana dengan Sumatera Barat di mata dunia?
Sumatera Barat Mendunia
Inilah Sumatera Barat di mata dunia. Pertama, surfing Mentawai adalah yang terbaik di dunia, dan telah dikenal sejak tahun 1993. Masyarakat Mentawai dan sejumlah peselancar menyebut kepulauan Mentawai sebagai king of surfing spot di Indonesia, karena adanya tantangan gulungan ombak di kepulauan Mentawai yang sudah dianggap sebagai kelas dunia, maka setiap musim surfing pada Maret sampai September banyak peselancar dunia yang datang ke kepulauan Mentawai seperti dari Australia, Selandia Baru, Jepang, Amerika Serikat, Afrika Selatan, dan lain-lain.
Kedua, rendang makanan terenak di dunia. Rendang adalah hidangan daging lezat asal Sumatera Barat ini kembali dinobatkan sebagai Makanan Terbaik dalam 50 Makanan Terbaik Dunia versi CNN yang diterbitkan pada Juli 2017 silam.
Rendang adalah salah satu dari lima makanan khas Indonesia yang telah dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata sebagai ikon kuliner Indonesia. Selain itu, selebriti chef Gordon Ramsay juga tergoda untuk belajar lebih lanjut tentang rendang langsung di Padang.
Rendang atau Randang/Rondang dalam bahasa Minangkabau adalah masakan Minangkabau yang berbahan dasar daging. Masakan merupakan olahan daging (atau bisa juga telur, dan lainnya) yang dimasak dalam suhu rendah dalam waktu lama dengan menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.
Ketiga, Nagari Pariangan yang merupakan desa terindah di dunia. Di Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar terdapat keindahan sawah yang menghijau yang sangat indah dipandang mata. Ada beberapa spot wisata yang dapat kita kunjungi di Nagari Pariangan, di antaranya adalah Masjid Tuo Minangkabau, Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano, Balai Saruang, Air terjun Najun, dan Lasuang Gadang.
Dengan keindahan yang ada di Nagari Pariangan sangat cocok untuk kita yang ingin melepaskan kelelahan saat bekerja atau hanya untuk menikmati pemandangan yang terbentang luas yang ada di sana.
Keempat, Masjid Raya Sumatera Barat dengan arsitektur terbaik di dunia yang terletak di jalan Khatib Sulaiman Kota Padang, dan dikenal sebagai masjid mahligai Minang yang dibangun sejak tanggal 21 Desember dan selesai pada 4 Januari 2019.
Kenapa Masjid Raya Sumatera Barat jadi masjid yang memiliki arsitektur terbaik di dunia? Hal ini dikarenakan rancangan bangunan Masjid Raya Sumatera Barat telah didesain dengan konstruksi yang tahan gempa. Maka jika gempa melanda Padang, maka masjid raya tidak akan roboh. Dan masjid raya memiliki atap yang membuat lebih indah karena atap Masjid Raya Sumatera Barat dibuat sama dengan atap rumah gadang yang telah menjadi ciri khas Minangkabau.
Kelima, mesin Jam Gadang yang cuma ada 2 di dunia. Jam Gadang adalah menara jam yang menjadi penanda atau ikon Kota Bukittinggi. Menara jam ini menjulang setinggi 27 meter dan diresmikan pembangunannya pada 25 Juli 1927.
Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti “jam besar”.
Di dalam menara Jam Gadang terdapat empat buah jam berukuran besar yang diameter masing-masing mencapai 80 sentimeter. Jam-jam raksasa itu konon didatangkan langsung dari Rotterdam, Belanda melalui Pelabuhan Teluk Bayur. Empat jam itu digerakkan oleh mesin yang hanya ada dua di dunia. Mesin satunya ada di Big Ben yang menjadi ikon Kota London Inggris. Mesin dan jam pada Jam Gadang terletak pada satu tingkat di bawah tingkat menara paling atas. Di bagian lonceng, terdapat keterangan pabrik pembuat jam, yaitu Vortmann Relinghausen.
Jika kita pergi berwisata ke Jam Gadang tidak jarang kita akan menemui para turis di sana yang juga pergi berwisata untuk melihat Jam Gadang yang indah. Dan jika kita pergi ke Jam Gadang akan banyak juga kita temui orang yang akan membuatkan kita foto yang bagus untuk membuat kenangan di Jam Gadang, foto yang dibuat tidak kalah unik kita akan di foto seperti sama besar dengan Jam Gadang, atau seperti kita sedang memeluk Jam Gadang yang seharusnya hal itu tidak bisa kita lakukan karena Jam Gadang memang sangat tinggi dan besar.
Dilihat dari kelima fakta Sumatera Barat di mata dunia, sangat menarik dan memiliki nilai yang sangat tinggi. Mulai dari keindahan alam seperti Mentawai dan Pariangan yang menjadi desa terindah di dunia, sampai ke makanan terenak di dunia dan ada Jam Gadang yang menjadi ikon kota wisata Bukittinggi. Penulis sebagai orang Indonesia sangat bangga telah dilahirkan di Indonesia yang memiliki keindahan wilayah dan budaya yang sangat banyak dan beragam.*)
Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand)























