AGAM, forumsumbar —Tokoh muda Agam Syamsul Bahri memastikan maju jadi bakal calon Bupati Agam dengan mendaftar ke DPC Partai Gerindra Agam, Kamis (14/11). Ia mendaftar atas dorongan dan dukungan dari berbagai kalangan, baik internal Partai Gerindra, tokoh masyarakat, tokoh organisasi kepemudaan yang di Agam, maupun perantau di berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Disampaikan Syamsul Bahri, mendaftar sebagai calon bupati di partai adalah keinginannya berdasarkan dukungan semua pihak. Namun yang lebih penting ialah tekad untuk memajukan Kabupaten Agam menjadi daerah yang lebih baik dan mandiri. “Untuk itu kami memakai tagline, Modern Religius dan Melayani,” kata Syamsul Bahri.
Modern maksudnya, masyarakat Agam harus maju dan mampu berdaya saing mengiringi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini akan tercermin nantinya dalam pemanfaatan teknologi di setiap aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. “Jadi kami akan berupaya menggunakan teknologi untuk peningkatan pendapatan masyarakat, yang lebih dikenal saat ini teknologi 4.0. Artinya dibutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan terbuka terhadap perubahan,” ujar Syamsul yang juga Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumbar.
Religius menurutnya, masyarakat Agam harus tetap pada identitas yang kuat pada nilai-nilai keagamaan, dan tergambar dari aktivitas pendidikan berbasiskan pesantren. Bahkan dapat dikembangkan menjadi pendidikan berwawasan wisata. “Sebagaimana diketahui Agam memiliki banyak pondok pesantren yang memakai lebih dari dua bahasa seperti Arab dan bahasa Inggris. Hal ini tentu menarik, jika dikembangkan menjadi destinasi wisata, yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” sebut Syamsul didampingi Marwan Abas tokoh BKPRMI Agam.

Melayani menurut Syamsul seorang pemimpin harus mampu menjadi sosok yang melayani masyarakat. Melihat letak geografis Kabupaten Agam dibutuhkan pelayanan-pelayanan di luar standar yang ada. Maksudnya pelayanan ke depan akan menitik beratkan pada pemanfaatan teknologi digital. Misalnya dalam mengurus administrasi kependudukan, perizinan dan layanan masyarakat yang harus berbasis digital atau online. “Kami akan mempermudah layanan ke masyarakat dan jika diperlukan hardcopy dari dokumentasi itu diantar langsung oleh petugas ke masyarakat. Contohnya dalam pengurusan KTP, cukup dengan online saja dan KTP nya diantar ke rumah masyarakat”, kata Syamsul.
Ia berharap dengan slogan Modern, Religius dan Melayani itu, masyarakat daerah Kabupaten Agam dapat lebih maju dan dinamis. “Kami punya strategi dan program yang komprehensif dan menyentuh pada masyarakat paling bawah. Semoga saja keinginan baik ini mendapat tempat di hati masyarakat,” tutur Syamsul.
Syamsul Bahri selain tokoh muda dia juga aktif sebagai Ketua BKPRMI Sumbar, Ketua HKTI Agam, pembina anak muda pecinta lingkungan, dosen, profesional PT Indosat pada bidang pelayanan jasa. (Rel/Jok)























