PADANG, forumsumbar —Semarak Pilkada Sumbar 2020 mulai terasa, aktivis sekaligus tokoh perempuan Minang Edriana, Kamis (14/11) mendaftar sebagai calon gubernur ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumbar, diantar oleh para pendukungnya dari beberapa kabupaten / kota yang ada di Sumbar.
Saat ini dari kalangan perempuan, setelah Betty Shadiq mendaftar jadi calon Bupati Tanah Datar, kemudian sekarang diikuti Edriana yang mendaftar jadi calon Gubernur Sumbar. Pada Pilkada Serentak 2020 yang akan datang, selain pemilihan gubernur dan wakil gubernur, di Sumbar ada 13 kabupaten / kota yang akan melaksanakan suksesi kepemimpinan.
Saat pendaftaran di kantor DPD Partai Gerindra, Jl. Bagindo Aziz Chan, Simpang Kandang – Padang, Edriana disambut secara meriah dengan gandang tasa, kemudian bersama beberapa orang pendukung diterima panitia penjaringan pilkada DPD Partai Gerindra Sumbar, yang telah bersiap menerima pendaftaran Edriana.

Disampaikan Edriana kepada media, alasan mendaftar menjadi calon Gubernur Sumbar, karena dorongan dari para pemilihnya pada Pileg 2019 lalu, dimana Edriana pernah menjadi caleg DPR RI dapil Sumbar 1 dari Partai Gerindra. Walau belum berhasil, tapi suara Edriana berada di bawah Andre Rosiade dan Suir Syam yang sekarang duduk di DPR RI.
Kemudian, lanjut Edriana, ia merasa dipanggil oleh semangat Pahlawan Nasional Rohana Kudus untuk ikut serta mewujudkan partisipasi politik perempuan dalam kontestasi Pilkada Sumbar. “Almarhumah ibu Rohana Kudus besar jasanya untuk memperkuat pendidikan perempuan dan UMKM. Inilah yang menginspirasi saya,” ujar Edriana.
Alumni SMAN 2 Padang yang memiliki lembaga pendidikan di Jakarta itu, menginginkan perempuan Sumbar bisa memiliki akses yang luas atas kesempatan pendidikan. “Ini sudah dimulai oleh para pendahulu kita, seperti Rangkayo Rasuna Said, Rohana Kudus, Rangkayo Rahmah El Yunusiyah yang kepemimpinannya sudah diakui negara,” tukuknya.

Disebutkan juga oleh putri daerah Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar itu, bagaimana pentingnya pemberdayaan perempuan, khususnya dalam memperkuat UMKM perempuan Minang yang kaya akan kreativitas dan kualitas yang tinggi, seperti songket atau sulaman.
Sebagai perantau Minang, Edriana akan mengajak semua pihak, antara ranah dan rantau, untuk bersinergi mengelola potensi perantau Minang yang ada, agar dapat memaksimalkan kemampuan pikiran dan materi mereka untuk membangun Sumbar. “Kolaborasi antara ranah dan rantau akan bisa membawa kemajuan ekonomi yang luar biasa untuk Sumbar,” ucapnya.
Selain Edriana, ke DPD Partai Gerindra Sumbar, sebelumnya sudah mendaftar Indra Catri, Bupati Agam, dan Anggota DPR RI Mulyadi yang juga Ketua Partai Demokrat Sumbar. (IK)






















