PADANG, forumsumbar —Setelah berjalan dua priode, akhirnya Komisi Informasi (KI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Sumbar, akhirnya mendapat tambahan kenderaan operasional.
Selama ini ke-dua lembaga tersebut hanya memiliki satu kenderaan operasional yang dipakai secara bergantian, sehingga gerakan operasional kerap tergaduh.
Kepala Dinas Kominfo Sumbar Yeflin mengatakan, awalnya KI dan KPI hanya akan diberi mobil operasional bekas kenderaan OPD lain, padahal dari awal dinas ini sudah mengusulkan kenderaan baru.
Setelah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, akhirnya KI dan KPI tetap mendapatkan kenderaan baru dan tidak jadi memakai kenderaan bekas.
” Awalnya ada yang ingin mengalihkan kenderaan dinas KI dan KPI pada mobil bekas, namun saya kembali membicarakan sama Pak Gubernur. Akhirnya disepakati kenderaan baru tersebut tidak bisa dialihkan pada yang lain dan tetap diberikan pada 2 komisi tersebut,” terang Yeflin.
Ditambahkan Yeflin, Kominfo sangat respon dengan kebutuhan publik, melalui KI dan KPI, karenanya wajar kalau operasional kedua lembaga tersebut haru diperlancar.

Sekaitan dengan tambahan bantuan kenderaan operasional baru, Ketua KI Adrian Tuswandi mengatakan, sangat berterima kasih atas respons Kadinas Kominfo, dan Gubernur Sumbar.
Adrian juga mengatakan, jika ada lembaga lain yang berusaha mempersulit atas bantuan tambahan kenderaan operasional tersebut, dapat diyakini pimpinan lembaga tersebut kurang menginginkan keterbukaan.
“Kami berterima kasih pada Pak Gubernur dan Diskominfo yang amat paham dengan kebutuhan operasional kami,” ungkap Adrian.
Ditambahkannya, dengan adanya tambahan kendaraan ini, maka Sumbar yang merupakan Provinsi Informatif bisa lebih termonitor dan masyarakat lebih terlayani.
“Kita akan lebih leluasa untuk melakukan gerakan dalam mewujudkan Sumbar sebagai Provinsi Informatif, dengan tidak terkendala pada kenderaan operasional lagi,” pungkas Adrian. (Rel)























