• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Catatan Bupati Ali Mukhni: Fastabiqul Khairat!

15 November 2019
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 10,541

forumsumbar //

HAMPIR lima belas tahun mengarungi dunia kepamongan, sejak diamanahkan sebagai wakil bupati, hingga hampir dua periode sebagai Bupati Padang Pariaman, hanya satu kunci pengabdian yang menjadi fokus utama; fastabiqul khairat—berlomba-lomba berbuat kebajikan.

Sepanjang siang dan malam yang dipikirkan, istiqamah dalam kebaikan, membangun sarana pendidikan, kesehatan serta infrastruktur yang berdampak kehidupan masyarakat yang lebih baik. Tekad tak pernah padam, menjalankan amanah sampai selesai, walau kadang-kadang melalui jalan berliku namun ada juga yang mulus-mulus saja. Tergantung dengan situasi di lapangan.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
44
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
32
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
101

Moment yang paling sulit dilupakan hingga kini adalah bencana dahsyat sepuluh tahun lalu. Ketika Gempa 7,9 SR pada 30 September 2009, pukul 17.10 WIB. Kabupaten Padangpariaman luluh lantak. Duka lara yang mendalam karena banyak warga kehilangan sanak saudara, rumah penduduk, bangunan sekolah, rumah rubuh dan ambruk. Ujian itu sangat berat diberikan Allah Swt. Tak tentu siang malam rapat mengambil kebijakan cepat, tepat, agar tidak ada yang luput dari pertolongan. Tak boleh ada yang kelaparan, tak boleh ada yang terlantar.

Pada sauna bencana itulah, menjadi titik bangkit pembangunan di Kabupaten Padangpariaman. Kita tanamkan tekad untuk tidak menyerah dengan musibah dan berlomba dalam kebajikan; maka semangat partisipatif pun tumbuh. Bantuan yang datang harus segera terbagi habis. Diserahkan segera kepada yang berhak. Tak boleh berhenti pada satu titik.

Sebuah refleksi yang senantiasa membayang, musibah seolah menyadarkan kita, sebagai pemimpin yang tidak boleh berjarak dengan rakyat yang dipimpin. Diperlukan ikat silaturahmi yang terbuhul kuat tak mudah lepas oleh keadaan apapun. Jalinan inilah sebagai kekuatan bersama dalam membangunkan dan membangkitkan keadaan dari keterpurukan mental karena hantaman bencana gempa bumi itu. Kita menyadari, tidak hanya bangunan yang roboh, jalan yang putus, tetapi juga runtuhnya mental. Saya selalu katakana dalam hati, kita masih punya segalanya. Kita boleh kehilangan tetapi masih memiliki kekuatan, itulah letak keimanan tempat disandarkan mental spiritual. Bahwa Allah Swt. sedang menguji ummatnya untuk lebih kuat dari sebelumnya.

Spirit silaturahmi itu yang terus berjalan dan bergerak dalam kepemimpinan bersama rakyat. Membangun dalam kebersamaan, senasib dan sepenanggungan karena sedang diuji sesuai dengan kapasitas masing-masing orang. Modal sosial budaya, kehidupan komunal tak boleh hilang, diikat dengan perintah agama.

“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah: 148)

Ayat ini sangat menguatkan bathin di tengah keadaan yang kadang-kadang sulit dimengerti. Pengalaman saat peristiwa bencana, pascabencana, diperlukan sikap tegar, sabar, dan arif. Sebab emosi para sesama korban begitu labil, bila sedikit saja lengah bisa mencetus konflik dan bencana baru. Sungguh ini pengalaman yang akhirnya sangat berharga sebagai hikmah.

Mengawal Pembangunan
Selain fokus membangun, juga mengawal hasil-hasil pembangunan. Saya tak ingin hasil dari pembangunan infrastruktur hanya untuk sesaat. Saya pun mengawal pelaksanaan pekerjaan siang dan malam. Walaupun sudah ada konsultan pengawas, tapi kita juga patut mengawasi.

Di Padangpariaman, misalnya ada proyek besar yang sedang dikerjakan seperti pembangunan Mainstadion di Lubukalung, pembangunan embarkasi haji di Batang Anai. Meski sumber dana dari pusat dan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sumbar, karena diamanahkan lokasinya di Padangpariaman, tanggungjawab moral tentu ada, sebab kehadirannya akan memberi effect yang luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Padangpariaman.

Begitupun terhadap pembangunan non fisik. Bagi saya tidak kalah pentingnya dibanding prasarana fisik. Pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi serta sosial kemasyarakatan, sejalan dan sebangun dengan infrastruktur. Saling menguatkan.

Sebagai pelayan publik, peran utama yang pemimpin dan aparatur menjaga agar publik tidak sampai kecewa. Itulah sebabnya, kita harus terus mendekatkan telinga ke khalayak. Mendengarkan. Mendekatkan diri kepada masyarakat, agar merasakan denyut nadi kehidupan mereka lalu mengambil jalan terbaik untuk mereka. Allah Swt berfirman:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Surat Al-Ma’idah 2]

Selain tugas, amanat yang wajib dilaksanakan harus terselip pesan spiritualitas agar bekerja penuh keikhlasan. Tolong menolong sudah menjadi bagian dari “pakaian kehidupan” masyarakat. Sebagai pelayan, mesti memasuki unsur pelayanan ini sebagai bagian dari tolong menolong untuk kebajikan. Lalu berlomba-lomba untuk kebajian itu. Alangkah indah anjuran agama kita. Sungguh tak ada alasan untuk egois dan individualis. Apalagi menjadi seorang yang telah ditetapkan, diamanatkan oleh public. Hidupnya harus diikhlaskan sebagai ibadah mengabdikan diri kepada kehidupan. Berguna kehadirannya.

Berlomba-lomba dalam kebajikan, bagi saya adalah agar kita selalu tampil dengan inovasi. Jangan biarkan rakyat jenuh dan bosan dengan praktek pemerintahan kita. Maka saya memacu semua perangkat daerah untuk berinovasi terus menerus, dan kita terhadap inovasi dalam kebaikan itu kita beri reward sebagai bentuk penghargaan untuk memacu dan memicu. Dan, dalam skala nasional berbagai reward dan penghargaan juga berjatuhan ke Padangpariaman. Semoga di hari-hari mendatang, selalu tertanam semangat tolong menolong, berlomba-lomba, untuk kebaikan bersama. Hanya itu kekuatan yang sulit dicari tandingnya dalam kehidupan. *)

 

Catatan ini telah dimuat di Harian Padang Ekspres, Jumat tanggal 15 November 2019 (Halaman 1)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Ketua BKPRMI Sumbar Syamsul Bahri Daftar Jadi Calon Bupati Agam ke Gerindra

Next Post

Terpanggil Bangun Kampung Halaman, Taslim Daftar Jadi Calon Bupati ke Gerindra Agam

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
44
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
32
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
101
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
113
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
53
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
47
Next Post
Terpanggil Bangun Kampung Halaman, Taslim Daftar Jadi Calon Bupati ke Gerindra Agam

Terpanggil Bangun Kampung Halaman, Taslim Daftar Jadi Calon Bupati ke Gerindra Agam

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (37,603)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,359)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,593)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,736)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,681)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (32,506)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,903)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (31,431)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,090)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (28,189)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
346
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
496
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
116
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
132
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In