PADANG, forumsumbar — Secara terang-terangan Irfendi Arbi, mantan Bupati Limapuluh Kota, mendorong mantan Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus maju menjadi Anggota DPR RI di Pemilu 2024 mendatang.
“Wartawan harus masuk ke kekuasaan, apakah itu menjadi legislatif atau eksekutif, sehingganya ada orang-orang yang akan memperjuangkan wartawan, apakah itu dari sisi kelancaran tugas kewartawanan, maupun kesejahteraan,” ujar Irfendi Arbi, saat menjadi narasumber dalam diskusi yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumbar dengan tema “Media di Era Digital“, Rabu (10/8), di Sekretariat IWO Sumbar di Komplek GOR H Agus Salim Padang.
Lanjut Irfendi Arbi, ia mendukung Heranof Firdaus untuk maju menjadi calon legislatif, khususnya DPR RI. “Ketokohan dan jaringan yang dipunyai Pak Heranof dalam pekerjaan dan berorganisasi kewartawanan merupakan modal sosial yang bisa diandalkan,” kata Irfendi.
Begitu juga dengan Sukri Umar, Pemred Harian Rakyat Sumbar, sebut Irfendi, harus maju menjadi calon legislatif untuk DPRD Sumbar dari dapil kampungnya Padang Pariaman. “Apalagi Pak Sukri Umar merupakan penghulu di kaumnya,” ujarnya.
Adapun Heranof dan Sukri Umar yang sama-sama menjadi narasumber di diskusi yang diadakan IWO Sumbar tersebut, yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke 10 IWO itu, senyum-senyum saja mendengar apa yang disampaikan Irfendi.
Kemudian lanjut Irfendi, termasuk wartawan yang di daerah harus masuk ke kekuasaan dengan menjadi caleg DPRD kabupaten / kota. “Pemilu 2024 mendatang adalah kesempatan bagi wartawan untuk masuk ke kekuasaan dengan menjadi calon legislatif. Tugas kita adalah ikhtiar, yang menentukan adalah Allah Swt,” tukas Irfendi memberi semangat.
Wartawan itu, kata Irfendi lagi, adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk menjembatani dalam mencari solusi permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat.
Kemudian menurutnya, kalau ingin sukses membangun Sumbar ya dekati wartawan. Sulit mengetahui Sumbar itu hebat kalau tidak diberitakan oleh wartawan.
“Makanya partai yang cerdas adalah partai yang bisa meminang wartawan untuk menjadi calegnya,” pungkas Irfendi.
Pada kesempatan diskusi itu Irfendi tak lupa mengingatkan agar harus diperbanyak pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas kewartawanan.
“Tetapi kadang anggaran juga yang menjadi kendala. Makanya wartawan harus masuk ke kekuasaan, baik legislatif maupun eksekutif, sehingganya masalah anggaran pelatihan dan lainnya, bisa terpecahkan,” pungkasnya.
(Ika)






















