PADANG, forumsumbar—Pasca demonstrasi mahasiswa yang merusak gedung DPRD Sumbar pekan lalu, berdampak banyak mahasiswa peserta aksi yang merasa tersangkut aksi anarkis itu kabur.
Pasalnya, atas kerusakan dan aksi corat coret gedung wakil rakyat, bahkan ada yang menjarah, pihak Polda Sumbar melakukan tindakan penegakan hukum terhadap aksi tersebut.
Malah beberapa hari lalu, 15 mahasiswa diperiksa dan 3 ditahan, juga kabarnya beberapa rumah orang tua pun didatangi pihak berwajib.
Tapi sejak kemarin, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengeluarkan imbauan yang menyejukkan, mengajak mahasiswa untuk kembali ke kampus.
“Ayo pulang dan kembalilah ke kampus, masa depan adik-adik mahasiswa itu selangkah lagi, jangan sia-siakan masa depan kalian. Dan harapan ibu bapak dari adik-adik mahasiswa sendiri,” ujar Kapolda Sumbar kepada media, Selasa (1/10) di Padang.
Tak sampai disitu, kepedulian terhadap pendidikan para mahasiswa, Jenderal Bintang Dua itu pun melakukan penangguhan penahanan terhadap 3 mahasiswa pascademo rusuh di DPRD Sumbar beberapa waktu lalu.
“Hari ini penahanan mereka ditangguhkan dan mereka dikembalikan kepada orang tua dan kampusnya,” ujar Fakhrizal.
Model penegakan hukum bersahaja Kapolda Sumbar itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk netizen di sosial media.
“Bangga dengan sikap penegakan hukum yang tegas, tapi tetap mempertimbangkan pendidikan adik-adik mahasiswa,” ujar Ventra warga di Kawasan Banda Bakali Purus Padang.
Menurutnya, sikap kebapakan seorang jenderal polisi ditampakkan Kapolda Fakhrizal kepada kita semua.
Malah Nadia seorang mahasiswa berkampus di Limau Manis Padang, akui bangga punya Kapolda seperti Irjen Pol Fakrizal.
“Uihh bangga kalilah, apalagi sikap tegas tetap ditunjukkan beliau, tapi jiwa kebapakan Pak Fakhrizal itu juga dinampakkan, terima kasih pak Kapolda,” ujar Nadia. (Rel)























