Pilkada Serentak 2020 di Sumbar Tidak Ada Sengketa Informasi

BUKITTINGGI, forumsumbar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menggelar agenda penting yakni rapat Evaluasi Pelaksanaan Tahapan Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan di Novotel Bukittinggi 7-9 April 2021.

Rapat evaluasi ini diisi dengan diskusi panel dengan mendatangkan narasumber Eka Vidia Putra selaku Akademisi, Samaratul Fuad dari KIPP Wilayah Sumbar serta Tanti Endang Lestari Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar dan diikuti oleh seluruh komisioner KPU kabupaten/kota se-Sumbar.

“Kualitas pemilihan ditentukan juga oleh sejauhmana terbukanya ruang akses bagi warga, untuk mendapatkan data dan info dari penyelenggara dalam setiap tahapan,” tegas Samaratul Fuad

Paparan materi Keterbukaan Informasi Publik dalam Pilkada Serentak 2020 disampaikan oleh Tanti Endang Lestari Komisioner KI Sumbar yang membidangi Kelembagaan dan Ketua Monev yang juga menilai Badan Publik KPU propinsi dan KPU kabupaten/kota.

“Tahapan pemilu sangat sarat informasi publik, sehingga perlu pengelolaan sesuai dengan regulasi, dan perlu diperkuat kapasitas tim PPID KPU,” papar Tanti.

Tanti juga menyampaikan salah satu asas penyelenggara adalah keterbukaan, dengan tidak terbuka berarti melanggar asas dan itu konsekuensinya melanggar kode etik.

“Pilkada Serentak 2020 kemaren memang 0 kasus sengketa informasi yang diajukan ke KI Sumbar, tapi apakah KPU sudah informatif dalam mengelola informasinya, ini yang jadi pertanyaan,” canda Tanti yang juga mantan Komisioner KPU Bukittinggi itu.

(Rel/ppid-kisb)