PADANG, forumsumbar —Keinginan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadikan satu di antara tujuh wisata andalannya menjadi destinasi wisata dunia sebagai Unesco Global Geopark (UGG) semakin terwujud.
Optimisme ini tersirat dari data yang diperoleh tim survei geopark Universitas Andalas (Unand) yang telah melaksanakan survei sekaligus sosialisasi dan edukasi di tujuh Geopark di Sumbar.
Ketua tim survei geopark Unand, Febrin Anas Ismail, Selasa (23/2), mengatakan bahwa berdasarkan data yang diperoleh selama survei, nilainya sangat tinggi, sehingga bisa diajukan untuk mendapatkan status sebagai geopark global dari Unesco.
“Nilai warisan geologi di Sumbar sangat tinggi. Tetapi UGG tidak hanya bicara geologi, tapi juga bicara tentang biodiversity dan culturaldiversity. Jadi, harus ada badan pengelolanya yang kredibel,” jelas Febrin.

Sementara itu, ditanya tentang manakah dari ketujuh destinasi tersebut yang lebih berpeluang menjadi UGG, Rinaldi Eka Putra yang juga anggota tim survei menyebut, hal itu tergantung penilaian dari tim assesor Unesco.
“Memang total geopark kita ada tujuh. Maunya kita semuanya bisa diusulkan ke Unesco. Namun nanti tergantung hasil evaluasi dari pihak Unesco,” kata Rinaldi.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumbar sejak 2018 telah menetapkan tujuh destinasi wisata andalannya untuk diusulkan menjadi UGG.
Ketujuh geopark tersebut yaitu Geopark Sawahlunto, Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, dan Geopark Silokek. Ketiga geopark ini telah berstatus geopark nasional. Sedangkan empat geopark lainnya adalah Geopark Harau, Geopark Singkarak, Geopark Solok Selatan dan Geopark Talamau, di Pasaman.
(Rel/doa/MC)
























