PADANG PARIAMAN, forumsumbar —Legislator PKS asal Sumatera Barat, Hj Nevi Zuairina diberikan kehormatan untuk meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang berlokasi di Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan yang dilakukan di akhir pekan pertama di bulan Desember 2020 ini tampak tertib dan teratur sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.
Anggota Komisi VI DPR RI ini untuk kesekian kalinya berkontribusi di berbagai pembangunan infrastruktur pendidikan, baik secara umum maupun keislaman, dipercaya masyarakat agar terus mendampingi dan mengadvokasi kebutuhan dasar masyarakat, terutama Sumatera Barat.
“Saya hadir di peletakan batu pertama ini sebagai komitmen bahwa setiap upaya kebaikan itu berawal dari tidak ada apa-apa hingga Allah SWT meridhoi sehingga di hari-hari ke depannya, kita diberikan kemudahan-kemudahan. Semoga Semua upaya kita dilingkupi dengan suasana kebesaran hati dan keikhlasan yang mendalam sehingga segala upaya tidak saja mendapat kebaikan dunia, tapi juga kebaikan di akherat,” tutur Nevi.
Nevi yang selama setahun terakhir selalu turun ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, kesehatan hingga ekonomi. Komitmen sebagai anggota DPR ia tunjukkan dengan terjun ke masyarakat bukan pada masa kampanye saja, akan tetapi juga pada masa-masa sidang maupun reses DPR, tetap bertemu rakyat yang memilih maupun yang tidak memilihnya.
Kehadiran Nevi diterima maayarakat dengan hangat, santun dan harapan serta doa masyarakat kepadanya agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan konsistensi dalam perjuangan melayani masyarakat luas sebesar yang ia jangkau dalam kemampuan.
“Kita sama-sama saling membantu ya, dalam menyeru kebaikan dan melarang keburukan. Karena pada dasarnya, banyak kejadian orang yang baik itu banyak temannya, tapi yang menyeru kebaikan malah dimusuhi. Ini tantangan berat, semoga Allah SWT terus bersama kita dalam bimbingan nilai-nilai kebaikan alam semesta”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/NZCenter)






















