PADANG, forumsumbar —Legislator pusat Hj Nevi Zuairina mengatakan, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXVIII yang akan dilaksanakan di Sumbar pada pertengahan November ini menjadi momen memperkenalkan kuliner yang sudah mendunia, yakni rendang, makanan khas asal Sumbar yang sudah berkali-kali dirilis media internasional sebagai makanan terlezat di dunia.
Nevi mengapresiasi panitia pelaksana acara MTQ Nasional di Sumbar yang telah menyiapkan rendang sebagai buah tangan untuk peserta dan official yang berasal dari seluruh pelosok Nusantara.
“Artinya, yang mencicipi rendang sebagai makanan khas Sumbar adalah representasi masyarakat Indonesia dari berbagai daerah. MTQ tingkat Nasional kali ini yang kali kedua di Sumbar, setelah 30 tahun berlalu. Terakhir MTQ tingkat Nasional di Sumbar sekitar tahun 80an,” urai Nevi.
Politisi PKS ini berharap, rendang akan terus menjadi makanan yang dapat dinikmati dari zaman ke zaman. Saat ini memang rendang sudah dikenal oleh masyarakat Nusantara bahkan dunia. Akan tetapi, di masa mendatang, bila resep asli yang sudah menjadi turun-temurun ditinggalkan, dikhawatirkan pesona rendang sebagai makanan khas Nusantara akan pudar.
Sebagaimana diketahui, untuk menyiapkan buah tangan peserta MTQ Nasional, Pemprov Sumbar sebagai panitia sekaligus tuan rumah MTQ menganggarkan Rp1,5 miliar untuk pembuatan rendang dengan resep terbaik asli Sumbar.
“Saya berharap, 5.000 paket makanan khas Minang yang akan disiapkan, dapat dinikmati bukan oleh peserta saja, tetapi juga semua yang terlibat, termasuk para team suporting yang juga berasal dari berbagai daerah dapat menikmati rendang tersebut,” ucap Nevi.
Anggota DPR RI yang duduk di Komisi VI ini juga mengaku, dalam beberapa kesempatan, ia memperkenalkan rendang kepada para anggota DPR baik di komisi maupun di fraksinya dengan berbagi cinderamata berupa rendang ini.
Ia mengatakan, lidah anggota DPR yang juga beragam berasal dari perwakilan tiap-tiap provinsi di Indonesia akan memiliki selera berbeda. Diyakininya, meski rendang dari Sumbar, akan mampu memberikan adaptasi rasa yang diterima oleh seluruh mayarakat penduduk Indonesia.
Nevi menambahkan, dengan adanya MTQ Nasional di Sumbar diharapkan kepada para pelaku UMKM dapat diberikan kesempatan, kontribusi keterlibatan berbagai instrumen. Bisa pada bagian konsumsi, alat dan jasa-jasa lain. Sehingga momen ini sekaligus bagian dari upaya menggeliatkan kegiatan ekonomi rakyat pada sektor UMKM.
“Kita semua berharap dan berdoa, semoga MTQ Nasional ini sukses. Semua terlibat, semua Berdaya, dan tidak ketinggalan, rendang akan semakin masyhur di seluruh pelosok Nusantara”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/NZCenter)























