Swab Restoran dan Kafe Tekad Bersama Keluarkan Padang dari Zona Merah

PADANG, forumsumbar —Penyebaran virus corona (Covid-19) dari silent spreader (penyebar senyap) terhadap orang sehat, saat ini berpotensi terdapat di pusaran restoran, rumah makan dan kafe, dimana di Padang setiap hari sampel Swab-nya diperiksa, terkonfirmasi positif sekitar 20 sampai 30 persen.

Menyikapi itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menerbitkan instruksi untuk pemeriksaan Swab pengelola dan pemilik restoran, kafe dan rumah makan terkhusus di Padang.

Kepala Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Padang Dr. dr Andani Eka Putra mengatakan, pihaknya siap periksa gratis tes Swab pemilik dan pengelola sesuai instruksi gubernur tersebut.

“Takad saya dan semua pihak yang peduli terhadap Covid-19 selama ini, adalah siap keluarkan Padang dari zona merah,” ujar dokter Andani.

Potensi penyebaran Covid-19 di restoran, rumah makan dan kafe itu sangat besar. Sehingga itu harus bersama membantu memutus mata rantainya.

“Ada prosedur untuk Swab massal gratis itu dan ada pakta integritas serta ada reward atas kesuksesan adaptif Covid-19 restoran dan kafe,” ujar Andani.

Hasilnya tidak konsumsi publik. “Saya yang sampaikan ke pemilik restoran dan kafe itu langsung atas hasil pemeriksaan Swab mereka,” ujar Andani saat berdiksusi dengan Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Nofal Wiska, Minggu (25/10), di Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand.

Karena dari tracking dan pemeriksaan sampel Swab banyak yang positif, ternyata menurut Andani restoran dan kafe punya potensi penularan Covid-19 di Padang.

“Allhamdulillah Dinkes Kota Padang mendukung dan siap bantu menurunkan survailance-nya. Pemilik restoran dan kafe juga sudah bergabung dalam WhatsApp Group (WAG) khusus untuk pemilik dan pengelola sebagai ajang koordinasi dan konsultasi. Mengenai form isian untuk disampel sudah kita sampaikan di WAG tersebut,” ujar Andani yang langsung menjadi admin WAG ‘Kawal Kuliner‘.

(Rel/Ad)