PADANG, forumsumbar —Masa pandemi ini banyak rumah sakit yang memproses kelahiran bagi wanita hamil menerapkan prosedur harus Swab sebelum menangani persalinan.
Kabarnya penanganan seperti itu justu menimbulkan masalah lain bagi ibu dan bayi yang dikandung. Mengantisipasi itu, Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi (PDRPI) Fakultas Kedokteran Unand, dokter Andani Eka Putra minta semua pihak peduli soal wanita hamil di-Swab jelang melahirkan di rumah sakit.
“Saya lihat itu tidak efektif justru menimbulkan kekhawatiran baru bagi ibu dan anak yang dikandungannya,” ujar Andani Eka Putra, Rabu (21/10), di Padang.
Menurut Andani, sudah saatnya dalam kondisi tingkat penularan Covid-19 masih tinggi, nagari di Sumbar atau kelurahan di perkotaan menyiapkan Rumah Aman.
“Rumah Aman itu bagian dari Nagari Tageh. Dia digunakan untuk memberikan rasa aman kepada wanita hamil,” ujarnya.
Dan setelah hasil Swab negatif, ibu hamil dipindah ke rumah aman hingga jadwal persalinan.
“Di Rumah Aman itu nanti ada mahasiswa yang ditugaskan mengelolanya, dimana mahasiswa tersebut tentu yang berdomisili di nagari atau lingkungan sekitar Rumah Aman. Adapun operasional Rumah Aman sepenuhnya memgikuti ketentuan protokol Covid-19,” ujar Andani lagi.
(Rel/KI)






















