PADANG, forumsumbar —Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) melihat pandemi Covid-19 baru berakhir ketika vaksinnya sudah beredar ke tengah-tengah masyarakat.
“Cahaya terang akhir pandemi global ini adalah vaksin yang saat ini masih tahap uji klinis dan belum ada hari pasti kapan vaksin itu beredar luas ke masyarakat. Selagi itu masih diuji maka pandemi Covid-19 baru bisa ditangkal dengan disiplin protokol kesehatan,” ujar Ketua Harian DPP IKA Unand Surya Tri Harto, Selasa (1/9).
IKA Unand juga menyadari bahwa kecenderungan masyarakat saat ini, sudah jenuh dan apatis dengan bahaya mencekam Covid-19 dan kelihatan mulai abai dengan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker dan cuci tangan.
”Lihat saja bagaimana meledaknya positif Covid-19 di Sumbar seminggu terakhir ini,” ujar Surya.
Terkait itu, apa dan bagaimana betul pencegahan Covid-19, Ilhamsyah Mirman selaku host mengatakan, diskusi webinar IKA Unand dengan tema “Disiplin Masyarakat untuk Pencegahan dan Update Perkembangan Penanganan Covid-19” merupakan upaya IKA Unand untuk memasifkan penerapan protokol kesehatan.
Ada tiga narasumber kunci pada webinar Kamis 3 September 2020 pukul 19.30 WIB, Dr. dr Andani Eka Putra selaku Direktur RS Unand dan Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand dan Dr (C) Rustian, Apt MKes sebagai Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB serta Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand Defriman Djafri, SKM, MKM, Ph.D,

“Pak Andani dan Pak Defriman sebagai narasumber akan mengupas A-Z Covid-19 dan penanganannya, sementara Pak Rustian tentu menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19, baik nasional maupun konteks Sumbar-nya. Allhamdulillah, tiga narasumber penting sudah konfirmasi ikut di webinar Kamis malam itu,“ ujar Ilham.
Sekretaris Panitia Mona Sisca juga mengatakan, diskusi webinar yang dilaksanakan IKA Unand menyoroti kecenderungan turunnya kesadaran publik terhadap protokol kesehatan.
”IKA Unand ingin menjadi triger untuk memasifkan kembali disiplin protokol kesehatan ke masyarakat, apalagi perkembangan kasus positif di Sumbar saat ini makin mengkhawatirkan,” ujar Mona.
Lebih lanjut disebutkan Mona, selain pembicara kunci tadi diskusi webinar akan ada sesi pembukaan dan penutupan. ”Moderator langsung oleh Ketua Harian DPP IKA Unand Suya Tri Harto, dengan diawali pembukaan oleh Rektor Unand dan wellcome spech, Pak Shadiq Pasadique serta clossing remark oleh Pak Taslim Dt Tambogo,” ujar Mona.
Tunggu apalagi ingin menjadi gerakan bersama melawan Covid-19, ayo simak webinar IKA Unand dengan peserta 500 orang yang diberi sertifikat oleh IKA Unand. Webinar diskusi ini juga disupor WhatsApp Group (WAG) Kawal Covid-19 Sumbar dan FE Peduli.
“Kita ingin diskusi webinar ini menjadi trending public sebagai sosialisasi informasi dari sumber yang memiliki otoritas, kompeten, kredibel dan sangat mengedukasi masyarakat di tengah ruahan informasi di era media sosial, jika tidak dikelola dengan baik dapat membangun persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat,” ujar Surya Tri Harto.
Diskusi webinar Kamis malam itu, disampaikan panitia lainnya Mhd Ridwan, sebagai kontribusi dalam meng-great displin publik mematuhi protokol kesehatan.
”Juga sebagai ruang untuk memperoleh informasi yang up to date dan kredibel tentang pencegahan dan penanggulangan penularan Covid-19 serta perkembangan kesiapan pemberian vaksin Covid 19,” ujar Ridwan.
(Rel/HumasIKA-Unand)























