KOTA SOLOK, forumsumbar —Jalan Ismael Koto menuju Pilkada Kota Solok 2020 cukup berliku. Setelah digadang-gadang akan diusung Partai Gerindra, ternyata Ismael sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solok tiba-tiba saja diganti, yang katanya, tidak jelas apa sebabnya.
Kalau sama halnya dengan Nasrul Abit, diganti sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, tapi tetap diusung di pilkada, tidak apa-apa. Tetapi di Kota Solok, Partai Gerindra ternyata mengusung Reiner, yang merupakan Wakil Walikota Solok sekarang, tidak Ismael yang telah berjuang untuk membesarkan Partai Gerindra di Kota Solok selama ini.
“Bisa diartikan, ini perbuatan zalim terhadap saya yang telah jauh-jauh hari menyatakan diri maju di Pilkada Kota Solok 2020. Lalu, tiba-tiba di saat proses tahapan pilkada berlangsung, beredar kabar bahwa Partai Gerindra akan mengusung calon dari eksternal partai,” tegas Ismel Koto, saat itu.
Tetapi bagi Ismael, seiring tekadnya untuk membangun Kota Solok ke arah yang lebih baik lagi dan banyaknya dukungan yang ia terima, tidak satu jalan ke Pilkada Kota Solok 2020. Berpasangan dengan Edi Candra sebagai wakil walikota, akhirnya mendapatkan dukungan dari PBB dan Hanura.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PBB dan Hanura yang mengusung kami di Pilkada Kota Solok,” ucap Ismael Koto, setelah menerima SK pengurus pusat PBB dan Hanura beberapa hari yang lalu.

Dengan diusung PBB dan Hanura, pasangan Ismael Koto-Edi Candra sudah bisa mendaftar ke KPU Kota Solok pada tanggal 4-6 September, dimana 4 kursi dari PBB (2) dan Hanura (2) telah mencukupi syarat 20 persen dari total kursi DPRD Kota Solok yang berjumlah 20.
Sebagaimana diketahui Ismael Koto merupakan mantan pejabat pratama (eselon II) di Kabupaten Solok Selatan, yang pernah menjabat sebagai Dirut Perusahaan Daerah, Kabag Hukum, Sekretaris BKD, Kepala BKD, Kadis Sosnakertrans, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra, sebelum memutuskan mundur dari ASN karena ikut mencalonkan diri sebagai cawako di Pilkada Kota Solok 2015.
Saat Pilkada Kota Solok 2015 itu, Ismael Koto yang berpasangan dengan Jon Hendra (Ketua DPD PAN Kota Solok) sebagai wakilnya, hanya kalah tipis dari Zul Efian-Reiner yang sekarang menjabat Walikota dan Wakil Walikota Solok.
Walaupun di Pilkada Kota Solok 2020 ini pertarungan akan ketat mengingat calon yang ikut 2 orang inkumben serta Ketua DPRD, tidak menyurutkan nyali dan langkah Ismael Koto-Edi Candra untuk bertarung merebut suara masyarakat Kota Solok.
Sebagai seorang pengusaha sukses saat ini, Ismael Koto dan wakilnya Edi Candra yang sama-sama sudah malang melintang menjadi pamong, atau ASN, maju di Pilkada Kota Solok memang untuk satu tujuan, membangun kota pelintasan itu ke arah yang lebih baik lagi ke depannya.
Dari beberapa komentar masyarakat yang mencermati perjalanan pasangan Ismael Koto-Edi Candra menuju Pilkada Kota Solok 2020 ini, “Mudahan-mudahan saja sengsara itu membawa nikmat. Doa orang dizalimi itu biasanya makbul. Semoga saja pasangan Ismael Koto-Edi Candra menjadi pemimpin Kota Solok ke depan,” demikian diucapkan.
(Ika)






















