• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, April 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

KKN Unand: Pentingnya K3 bagi Petani dan Peternak di Desa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto

12 Agustus 2025
in Artikel
Reading Time: 4min read
Views: 390
Dr Drs Khairil Anwar, MSi, Dosen Universitas Andalas. (Foto : Dok)

Oleh: Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si
(Dosen Universitas Andalas)

DESA Kubang Tangah, yang terletak di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, dikenal sebagai salah satu wilayah agraris yang masih aktif mengembangkan sektor pertanian dan peternakan secara tradisional. Di balik pesona desa yang asri dan penuh potensi ini, tersimpan tantangan yang kerap luput dari perhatian: keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para petani dan peternaknya.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diadakan oleh Universitas Andalas (Unand) Tematik II Tahun 2025 dengan DPL Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si, kelompok mahasiswa lintas jurusan terjun langsung ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan K3 di sektor pertanian dan peternakan. Kegiatan ini menjadi angin segar bagi warga desa, sekaligus refleksi akan pentingnya perlindungan terhadap para pekerja sektor primer ini.

Lihat Juga

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
59
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
44
Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

31 Januari 2026
39

Mengapa K3 Penting di Dunia Pertanian dan Peternakan?

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan hanya istilah yang lazim ditemui di dunia industri dan perkantoran. Justru di sektor pertanian dan peternakan, yang penuh dengan risiko fisik, kimia, dan biologis, prinsip-prinsip K3 sangat krusial untuk diterapkan.

Petani dan peternak menghadapi berbagai potensi bahaya setiap hari – mulai dari paparan pestisida, penggunaan alat tajam dan berat, hingga interaksi langsung dengan hewan ternak yang dapat menularkan penyakit zoonosis. Kurangnya pengetahuan dan perlindungan dapat menyebabkan kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, bahkan kematian.

Kades Kubang Tangah Rice. (Foto : Dok)

Menurut Kepala Desa Rice, K3 ini sangat urgen bagi petani dan peternak di Desa Kubang Tangah. Kesadaran akan K3 di Kubang Tangah masih sangat minim. Banyak petani bekerja tanpa alat pelindung diri (APD), menyemprot pestisida tanpa masker, atau menggunakan alat tajam tanpa pelindung. Hal yang sama terjadi di kandang-kandang peternakan, di mana kebersihan, penanganan hewan, dan sanitasi sering diabaikan.

Peran KKN Unand: Menghubungkan Ilmu dan Praktik Lapangan

Melalui KKN tematik dengan kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kesadaran K3 di Sektor Pertanian dan Peternakan”, para mahasiswa Unand mencoba menjembatani kesenjangan antara ilmu pengetahuan dan praktik lapangan. Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, seperti pertanian, peternakan, kesehatan masyarakat, komunikasi, sosial budaya, dan teknik serta didukung oleh semua peserta KKN.

Sosialisasi K3 Pertanian dan Peternakan
oleh Mahasiswa KKN Unand. (Foto : Dok KKN.)

Di Desa Kubang Tangah, mereka mengadakan serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan langsung para petani dan peternak serta masyarakat umum dengan dukungan utama dari pemerintahan desa. Kegiatan tersebut meliputi;

1. Sosialisasi dan Penyuluhan K3

Dilakukan dalam bentuk pertemuan di balai desa, di mana warga diberikan pemahaman dasar tentang pentingnya K3.

Disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, disertai contoh kasus nyata.

2. Pelatihan Penggunaan APD

Demonstrasi langsung cara menggunakan masker, sarung tangan, sepatu bot, dan pelindung mata saat menyemprot pestisida atau mengelola kandang.

Penjelasan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri setelah bekerja.

3. Penerapan Praktik Higienis di Kandang

Edukasi tentang pengelolaan limbah ternak, pengapuran kandang, dan rotasi pembersihan untuk mencegah infeksi dan penyebaran penyakit.

4. Simulasi Penanganan Kecelakaan Kerja

Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja ringan, seperti luka gores, luka tusuk, atau terpeleset di lahan pertanian.

Respons Positif dari Masyarakat

Antusiasme warga Kubang Tangah sangat tinggi. Para petani dan peternak yang awalnya merasa asing dengan istilah “K3”, perlahan mulai memahami pentingnya melindungi diri saat bekerja. Mereka mengaku sering mengabaikan rasa sakit atau luka karena menganggap itu bagian dari pekerjaan sehari-hari.

Setelah mengikuti penyuluhan, beberapa warga mulai menerapkan perubahan kecil namun berarti. Seorang petani setempat, Pak Ramli, mengaku kini selalu menggunakan masker dan sarung tangan saat menyemprot tanaman. Ia pun mulai menyimpan pestisida di tempat yang aman, jauh dari jangkauan anak-anak.

Sosialisasi K3 Pertanian dan Peternakan oleh Mahasiswa KKN Unand 2025 (Foto : Dok KKN)

Sementara itu, Bu Sari, seorang peternak sapi, mulai rutin membersihkan kandang dan menyiapkan area khusus untuk mencuci tangan setelah memberi makan hewan. “Awalnya saya kira ini cuma gaya-gayaan kota, tapi ternyata memang penting buat kesehatan,” ujarnya.

Kendala di Lapangan: Minimnya Fasilitas dan Biaya

Meski semangat warga tinggi, masih banyak tantangan yang dihadapi. Salah satu yang utama adalah keterbatasan fasilitas dan biaya. Banyak petani dan peternak yang tidak mampu membeli APD standar karena harganya yang dianggap mahal. Di sinilah mahasiswa KKN mencoba memberikan solusi kreatif dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar.

Selain itu, masih dibutuhkan peran aktif dari pemerintah daerah dan dinas terkait untuk mendukung keberlanjutan program ini. Penyuluhan rutin, bantuan alat pelindung, serta pelatihan lanjutan bisa menjadi investasi penting dalam menjaga kesehatan dan produktivitas petani-peternak.

Pentingnya Sinergi: Kampus, Masyarakat, dan Pemerintah

KKN Unand di Kubang Tangah menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara kampus, masyarakat, dan pemerintah bisa menciptakan perubahan positif di akar rumput. Mahasiswa membawa semangat dan ilmu, masyarakat menyediakan pengalaman dan kebutuhan riil, sementara pemerintah diharapkan memberikan dukungan struktural dan kebijakan.

Program seperti ini bukan hanya tentang kegiatan 1-2 bulan, tetapi tentang membangun kesadaran jangka panjang. Keselamatan kerja bukanlah hal mewah, melainkan hak dasar setiap pekerja -termasuk mereka yang bekerja di ladang dan kandang.

Harapan ke Depan

Setelah KKN berakhir, harapannya edukasi K3 tidak berhenti begitu saja. Diperlukan penguatan melalui tokoh masyarakat, kelompok tani, dan kader desa yang dapat meneruskan pesan-pesan penting ini. Program pelatihan dapat dijadikan agenda rutin di desa dengan melibatkan instansi kesehatan dan penyuluh pertanian.

Selain itu, di tingkat universitas, program KKN dengan fokus pada K3 bisa diperluas ke desa-desa lain di Sumatera Barat. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran besar dalam menyebarkan pengetahuan dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan kerja di sektor informal.

Keselamatan dan kesehatan kerja bukanlah milik pekerja industri saja. Di desa-desa seperti Kubang Tangah, para petani dan peternak juga layak mendapatkan perlindungan yang sama. KKN Unand berhasil membuka mata banyak orang bahwa bekerja dengan aman bukan hanya membuat produktivitas meningkat, tetapi juga menjaga nyawa dan masa depan keluarga.

Melalui edukasi, pelatihan, dan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, program ini memberikan dampak yang nyata. Semoga apa yang dimulai di Desa Kubang Tangah dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, dan menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Dharmasraya Annisa Ucapkan Terima Kasih pada Andre Rosiade yang Serahkan Beasiswa PIP

Next Post

Pementasan Monolog “Sang Jenderal” Karya Fauzul el Nurca; Teater Panggung Sebagai Ruang Refleksi Kemanusiaan di Era Digital

BeritaTerkait

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial
Artikel

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
59
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist
Artikel

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
44
Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting
Artikel

Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

31 Januari 2026
39
Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan
Artikel

Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan

20 Januari 2026
75
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand Jadi Bagian Tim Verifikasi Rumah Pascabencana Hidrometeorologis di Kota Padang
Artikel

Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand Jadi Bagian Tim Verifikasi Rumah Pascabencana Hidrometeorologis di Kota Padang

20 Januari 2026
48
Wujud Kepedulian Sosial: Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Unand Bantu Warga Pulihkan Lingkungan Pascabencana Banjir Bandang di Kecamatan Pauh Padang
Artikel

Wujud Kepedulian Sosial: Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Unand Bantu Warga Pulihkan Lingkungan Pascabencana Banjir Bandang di Kecamatan Pauh Padang

20 Januari 2026
30
Next Post
Pementasan Monolog “Sang Jenderal” Karya Fauzul el Nurca; Teater Panggung Sebagai Ruang Refleksi Kemanusiaan di Era Digital

Pementasan Monolog "Sang Jenderal" Karya Fauzul el Nurca; Teater Panggung Sebagai Ruang Refleksi Kemanusiaan di Era Digital

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,210)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,403)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,542)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,486)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (31,618)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (30,787)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,917)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (26,535)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (25,455)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,964)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
152
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
331
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
485
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
227
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
114
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
145
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
126
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
188
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
123

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In