• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Tinjauan Singkat Tahapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

12 Agustus 2024
in Artikel
Reading Time: 3min read
Views: 690
Perjanjian Kalijati, Subang, Jawa Barat,
8 Maret 1942 (Foto : Dok)

Oleh: Patria Subuh
(Pengamat Sosial)

SAAT itu – Lima belas tahun sebelum membacakan langsung teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, Bung Karno menyampaikan pleidoinya yang berjudul ‘Indonesia Menggugat’. Pleidoi itu dibacakan di depan pengadilan dengan tuduhan utama adalah hendak menggulingkan pemerintah kolonial Hindia Belanda yang sedang berkuasa. Bung Karno waktu itu sedang ditahan di penjara Banceuy.

Dalam salah satu materi pleidoinya yang terkenal itu, yang dibacakan tepat pada tanggal 18 Agustus 1930 di Bandung, Bung Karno memperingatkan bahwa, “Pada suatu saat yang tidak lama lagi, Asia akan berada dalam bahaya penyembelihan besar-besaran oleh Jepang”.

Lihat Juga

Manjujai Digital: Menghidupkan Kearifan Lokal Minangkabau untuk Cegah Stunting Sejak Dini

Manjujai Digital: Menghidupkan Kearifan Lokal Minangkabau untuk Cegah Stunting Sejak Dini

22 Juni 2026
55
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Binaan HIMA IKM KM FKM Unand dalam Pencegahan DBD di Kelurahan Alai Parak Kopi Padang.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Binaan HIMA IKM KM FKM Unand dalam Pencegahan DBD di Kelurahan Alai Parak Kopi Padang.

13 Juni 2026
46
Di Balik Latihan Randai Mahasiswa Sastra Minangkabau Unand

Di Balik Latihan Randai Mahasiswa Sastra Minangkabau Unand

8 Juni 2026
68

Dalam bukunya, “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”, publikasi 2018, Cindy Adams menulis tentang pleidoi itu, sebagaimana dikutip oleh kompas.com, “Saya hanya mengatakan bahwa ini keyakinan saya jikalau ekor daripada naga raksasa itu sudah memukul-mukul ke kiri dan ke kanan, maka pemerintah kolonial tidak akan sanggup menahannya”.

Dua belas tahun kemudian, setelah Bung Karno membacakan pleidoinya di depan pengadilan Hindia Belanda – Tepat pada tanggal 11 Januari 1942 Jepang melakukan pendaratan besar-besaran yang pertamanya di Tarakan, Kalimantan Timur. Tiga bulan setelah itu, pada tanggal 8 Maret 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat dengan menandatangani Perjanjian Kalijati di Subang, Jawa Barat yang menandai dimulainya secara resmi pendudukan oleh Jepang di Indonesia.

Pada perjanjian itu, Tentara Dai Nippon diwakili oleh Letnan Jendral Hitoshi Himamura (1886 – 1968) Panglima Tentara ke-16 (Dai-Jyuroku Gun) , sedangkan Pemerintah Belanda diwakili oleh Jendral Van Starkenborgh Stachouwer (1888-1978) sebagai Gubernur Jendral terakhir yang berkuasa di Hindia Belanda.

Setelah perjanjian ditandatangani, pulau – pulau besar di wilayah Hindia Belanda seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku praktis berada di bawah kontrol Tentara Dai Nippon, sampai akhirnya dikalahkan oleh Tentara Sekutu dalam Perang Pasifik pada Agustus 1945. Kekalahan Dai Nippon inilah yang dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia untuk segera memproklamirkan kemerdekaannya.

Pada awalnya rakyat menyambut dengan antusias dan hangat kedatangan ‘Saudara Tua’nya (Hakko Ichiu). Dengan sukarela mereka bersedia bekerjasama dan terlibat dalam organisasi seperti Pusat Tenaga Rakyat (Putera), Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa) , Gerakan Tiga A , Majelis Islam A’la Indonesia ( MIAI), Heiho, Peta, Seinendan, Giyugun, Jibakutai dan Tokubetsu Kaisatsu Tai.

Namun ternyata program pembentukan organisasi ini disamping berlatar belakang keinginan Jepang untuk menarik simpati dan dukungan rakyat pada Perang Asia Timur Raya (The Greater East Asia War) , juga sekaligus sebagai upaya untuk menghapus pengaruh Inggris, Amerika dan Belanda di wilayah jajahan secara bertahap.

Seperti dikutip dari e3s-conferences.org. Kemenangan Jepang di Indonesia diiringi dengan penyebaran slogan – slogan nasionalisme, Pan Asia, Asia untuk Asia dan penyebaran semangat untuk melemahkan pengaruh Barat. Semboyan 3 A, “Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia” diajarkan secara luas kepada murid-murid di sekolah.

Di lain pihak, pendirian organisasi BPUPKI oleh Jepang, memberi kesempatan kepada rakyat untuk segera mempersiapkan kemerdekaan yang diidam-idamkan. BPUPKI yang merupakan akronim dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia didirikan oleh seorang Letnan Jendral Jepang bernama Kumakichi Harada (1888-1947).

Dikutip dari Wikipedia, BPUPKI ini yang juga biasa disebut Dokuritsu Junbi Chosa-kai , merupakan sebuah badan yang dibentuk untuk upaya memerdekakan bangsa Indonesia. Pembentukannya dilakukan pada tanggal 29 April 1945, bertepatan dengan ulang tahun ke-44 Kaisar Jepang Hirohito (1901-1989) dari Dinasti Showa.

Badan ini beranggotakan 67 orang dan diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat (1879-1952) dengan Wakil Ketua Ichibangase Yoshio (1895-1964) dan Raden Panji Soeroso (1893-1981). Tugas badan ini adalah mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek politik, ekonomi dan tata pemerintahan sebagai usaha untuk pembentukan Indonesia merdeka.

Seperti dikutip dari fahum.umsu.ac.id, pada tanggal 7 Agustus 1945, Sepuluh hari sebelum proklamasi kemerdekaan, BPUPKI dibubarkan karena dianggap telah selesai menyusun Rancangan Undang -Undang Dasar untuk menuju negara Indonesia merdeka. Badan ini diganti dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Inkai yang beranggotakan 21 orang dari berbagai latar belakang.

Setelah menyelesaikan perumusan dasar negara, penyusunan pembukaan dan batang tubuh undang-undang Dasar 1945, PPKI kemudian bertugas mempersiapkan pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada rakyat Indonesia.

Situs esi.kemdikbud.go.id menyebutkan bahwa peristiwa Rengasdengklok, Karawang pada tanggal 16 Agustus 1945 adalah bertujuan untuk mengamankan posisi Bung Karno dan Bung Hatta menyampaikan proklamasi kemerdekaan keesokan harinya. Walaupun Sebelumnya muncul friksi perbedaan pendapat antara golongan tua yang diwakili oleh Ahmad Subarjo (PPKI) dengan golongan muda yang diwakili oleh Wikana mengenai waktu penyelenggaraan proklamasi. Namun hal ini dapat diselesaikan dengan baik.

Kedua belah pihak sepakat bahwa proklamasi kemerdekaan harus dilaksanakan paling lambat pada keesokan harinya. Naskah teks proklamasi kemudian disusun bersama-sama di rumah Laksamana Maeda Tadashi (1898-1977) seorang perwira tinggi Jepang dan berlangsung sampai dinihari menjelang hari kemerdekaan.

Akhirnya rangkaian usaha perjuangan yang penuh hambatan, rintangan dan pengorbanan itu sukses bermuara pada pembacaan proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia oleh Bung Karno dan Bung Hatta yang dilaksanakan pada bulan puasa, Pukul 10.00 pagi, tanggal 9 Ramadhan 1367 H, atau bertepatan dengan Hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 ( 2605, Tahun Showa).

(Catatan: Disusun dari Berbagai Sumber)

 

Patria Subuh, Pengamat Sosial. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Tanah Datar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai-balai Adat Maharajo Basa Pariangan

Next Post

Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

BeritaTerkait

Manjujai Digital: Menghidupkan Kearifan Lokal Minangkabau untuk Cegah Stunting Sejak Dini
Artikel

Manjujai Digital: Menghidupkan Kearifan Lokal Minangkabau untuk Cegah Stunting Sejak Dini

22 Juni 2026
55
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Binaan HIMA IKM KM FKM Unand dalam Pencegahan DBD di Kelurahan Alai Parak Kopi Padang.
Artikel

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Binaan HIMA IKM KM FKM Unand dalam Pencegahan DBD di Kelurahan Alai Parak Kopi Padang.

13 Juni 2026
46
Di Balik Latihan Randai Mahasiswa Sastra Minangkabau Unand
Artikel

Di Balik Latihan Randai Mahasiswa Sastra Minangkabau Unand

8 Juni 2026
68
Inovasi Pengelolaan Sampah Organik di Laboratorium Unand, dari Limbah Pratikum Bisa Menjadi Pupuk
Artikel

Inovasi Pengelolaan Sampah Organik di Laboratorium Unand, dari Limbah Pratikum Bisa Menjadi Pupuk

23 Mei 2026
25
Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking
Artikel

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking

18 Mei 2026
41
Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?
Artikel

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

14 Mei 2026
34
Next Post
Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,834)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,756)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,048)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,723)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,191)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,645)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,374)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,122)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,418)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,510)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
190
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
390
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
507
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
252
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
130
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
173
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
140
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
208
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
145

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In