• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Tinjauan Singkat Tahapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

12 Agustus 2024
in Artikel
Reading Time: 3min read
Views: 638
Perjanjian Kalijati, Subang, Jawa Barat,
8 Maret 1942 (Foto : Dok)

Oleh: Patria Subuh
(Pengamat Sosial)

SAAT itu – Lima belas tahun sebelum membacakan langsung teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, Bung Karno menyampaikan pleidoinya yang berjudul ‘Indonesia Menggugat’. Pleidoi itu dibacakan di depan pengadilan dengan tuduhan utama adalah hendak menggulingkan pemerintah kolonial Hindia Belanda yang sedang berkuasa. Bung Karno waktu itu sedang ditahan di penjara Banceuy.

Dalam salah satu materi pleidoinya yang terkenal itu, yang dibacakan tepat pada tanggal 18 Agustus 1930 di Bandung, Bung Karno memperingatkan bahwa, “Pada suatu saat yang tidak lama lagi, Asia akan berada dalam bahaya penyembelihan besar-besaran oleh Jepang”.

Lihat Juga

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
33
Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
62
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
50

Dalam bukunya, “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”, publikasi 2018, Cindy Adams menulis tentang pleidoi itu, sebagaimana dikutip oleh kompas.com, “Saya hanya mengatakan bahwa ini keyakinan saya jikalau ekor daripada naga raksasa itu sudah memukul-mukul ke kiri dan ke kanan, maka pemerintah kolonial tidak akan sanggup menahannya”.

Dua belas tahun kemudian, setelah Bung Karno membacakan pleidoinya di depan pengadilan Hindia Belanda – Tepat pada tanggal 11 Januari 1942 Jepang melakukan pendaratan besar-besaran yang pertamanya di Tarakan, Kalimantan Timur. Tiga bulan setelah itu, pada tanggal 8 Maret 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat dengan menandatangani Perjanjian Kalijati di Subang, Jawa Barat yang menandai dimulainya secara resmi pendudukan oleh Jepang di Indonesia.

Pada perjanjian itu, Tentara Dai Nippon diwakili oleh Letnan Jendral Hitoshi Himamura (1886 – 1968) Panglima Tentara ke-16 (Dai-Jyuroku Gun) , sedangkan Pemerintah Belanda diwakili oleh Jendral Van Starkenborgh Stachouwer (1888-1978) sebagai Gubernur Jendral terakhir yang berkuasa di Hindia Belanda.

Setelah perjanjian ditandatangani, pulau – pulau besar di wilayah Hindia Belanda seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku praktis berada di bawah kontrol Tentara Dai Nippon, sampai akhirnya dikalahkan oleh Tentara Sekutu dalam Perang Pasifik pada Agustus 1945. Kekalahan Dai Nippon inilah yang dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia untuk segera memproklamirkan kemerdekaannya.

Pada awalnya rakyat menyambut dengan antusias dan hangat kedatangan ‘Saudara Tua’nya (Hakko Ichiu). Dengan sukarela mereka bersedia bekerjasama dan terlibat dalam organisasi seperti Pusat Tenaga Rakyat (Putera), Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa) , Gerakan Tiga A , Majelis Islam A’la Indonesia ( MIAI), Heiho, Peta, Seinendan, Giyugun, Jibakutai dan Tokubetsu Kaisatsu Tai.

Namun ternyata program pembentukan organisasi ini disamping berlatar belakang keinginan Jepang untuk menarik simpati dan dukungan rakyat pada Perang Asia Timur Raya (The Greater East Asia War) , juga sekaligus sebagai upaya untuk menghapus pengaruh Inggris, Amerika dan Belanda di wilayah jajahan secara bertahap.

Seperti dikutip dari e3s-conferences.org. Kemenangan Jepang di Indonesia diiringi dengan penyebaran slogan – slogan nasionalisme, Pan Asia, Asia untuk Asia dan penyebaran semangat untuk melemahkan pengaruh Barat. Semboyan 3 A, “Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia” diajarkan secara luas kepada murid-murid di sekolah.

Di lain pihak, pendirian organisasi BPUPKI oleh Jepang, memberi kesempatan kepada rakyat untuk segera mempersiapkan kemerdekaan yang diidam-idamkan. BPUPKI yang merupakan akronim dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia didirikan oleh seorang Letnan Jendral Jepang bernama Kumakichi Harada (1888-1947).

Dikutip dari Wikipedia, BPUPKI ini yang juga biasa disebut Dokuritsu Junbi Chosa-kai , merupakan sebuah badan yang dibentuk untuk upaya memerdekakan bangsa Indonesia. Pembentukannya dilakukan pada tanggal 29 April 1945, bertepatan dengan ulang tahun ke-44 Kaisar Jepang Hirohito (1901-1989) dari Dinasti Showa.

Badan ini beranggotakan 67 orang dan diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat (1879-1952) dengan Wakil Ketua Ichibangase Yoshio (1895-1964) dan Raden Panji Soeroso (1893-1981). Tugas badan ini adalah mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek politik, ekonomi dan tata pemerintahan sebagai usaha untuk pembentukan Indonesia merdeka.

Seperti dikutip dari fahum.umsu.ac.id, pada tanggal 7 Agustus 1945, Sepuluh hari sebelum proklamasi kemerdekaan, BPUPKI dibubarkan karena dianggap telah selesai menyusun Rancangan Undang -Undang Dasar untuk menuju negara Indonesia merdeka. Badan ini diganti dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Inkai yang beranggotakan 21 orang dari berbagai latar belakang.

Setelah menyelesaikan perumusan dasar negara, penyusunan pembukaan dan batang tubuh undang-undang Dasar 1945, PPKI kemudian bertugas mempersiapkan pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada rakyat Indonesia.

Situs esi.kemdikbud.go.id menyebutkan bahwa peristiwa Rengasdengklok, Karawang pada tanggal 16 Agustus 1945 adalah bertujuan untuk mengamankan posisi Bung Karno dan Bung Hatta menyampaikan proklamasi kemerdekaan keesokan harinya. Walaupun Sebelumnya muncul friksi perbedaan pendapat antara golongan tua yang diwakili oleh Ahmad Subarjo (PPKI) dengan golongan muda yang diwakili oleh Wikana mengenai waktu penyelenggaraan proklamasi. Namun hal ini dapat diselesaikan dengan baik.

Kedua belah pihak sepakat bahwa proklamasi kemerdekaan harus dilaksanakan paling lambat pada keesokan harinya. Naskah teks proklamasi kemudian disusun bersama-sama di rumah Laksamana Maeda Tadashi (1898-1977) seorang perwira tinggi Jepang dan berlangsung sampai dinihari menjelang hari kemerdekaan.

Akhirnya rangkaian usaha perjuangan yang penuh hambatan, rintangan dan pengorbanan itu sukses bermuara pada pembacaan proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia oleh Bung Karno dan Bung Hatta yang dilaksanakan pada bulan puasa, Pukul 10.00 pagi, tanggal 9 Ramadhan 1367 H, atau bertepatan dengan Hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 ( 2605, Tahun Showa).

(Catatan: Disusun dari Berbagai Sumber)

 

Patria Subuh, Pengamat Sosial. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Tanah Datar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai-balai Adat Maharajo Basa Pariangan

Next Post

Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

BeritaTerkait

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini
Artikel

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
33
Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial
Artikel

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
62
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist
Artikel

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
50
Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting
Artikel

Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

31 Januari 2026
43
Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan
Artikel

Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan

20 Januari 2026
77
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand Jadi Bagian Tim Verifikasi Rumah Pascabencana Hidrometeorologis di Kota Padang
Artikel

Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand Jadi Bagian Tim Verifikasi Rumah Pascabencana Hidrometeorologis di Kota Padang

20 Januari 2026
50
Next Post
Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

Mahasiswa KKN Unand Gelar Medical Check Up di Nagari Situjuah Ladang Laweh

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (37,102)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,345)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,584)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,723)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,669)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (32,003)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,744)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (30,935)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,080)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (27,686)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
170
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
345
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
495
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
150
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
131
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In