LIMAPULUH KOTA, forumsumbar —Seiring meningkatnya pergerakan wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, managemen Harau Dream Park yang dikenal dengan wahana Kampung Eropa di Lembah Harau Kabupaten Limapuluh kota, menutup sementara kawasan wisata tersebut.
Seperti disampaikan pimpinan Harau Dream Park Muhammad Setiawan, Minggu (22/3), bahwa banyak pertanyaan dari sejumlah kalangan dan wisatawan melalui telpon dan WhatsApp kepadanya, perihal operasional Harau Dream Park.
“Ditutupnya sementara seluruh wahana Harau Dream Park, adalah wujud kepedulian untuk keselamatan kita bersama terhadap virus corona. Keselamatan masyarakat dan pengunjung harus kita utamakan, karena besarnya tingkat kunjungan ke wahana kampung Eropa dan lainnya di Lembah Harau tersebut,” jelas pria yang biasa dipanggil ustad Iwan ini.
Keputusan menutup seluruh wahana Harau Dream Park tersebut lanjut Iwan, adalah langkah yang harus diambil, meskipun pada hari Minggu 22 Maret, wahana baru yang tak kalah menarik yaitu Kampung Korea dan Jepang sudah mulai dibuka untuk pengunjung.

“Kampung Jepang dan Korea sebenarnya hari Minggu ini sudah beroperasi, tapi sebagai kepedulian gerakan bersama memerangi penyebaran virus corona, langkah menutup sementara mulai Senin 23 Maret hingga dua Minggu ke depan harus kita lakukan,” tukasnya.
Lebih lanjut Iwan menerangkan bahwa Kampung Jepang dan Korea merupakan wahana yang tak kalah menarik dari Kampung Eropa. Kehadiran wahana baru ini tentunya bisa menjadi destinasi unik yang akan memanjakan wisatawan domestik untuk berkunjung ke Ranah Minang. Kampung Jepang dan Korea sendiri merupakan wahana selfie kekinian yang satu-satunya di Pulau Sumatera.
Selain menghadirkan sejumlah fasilitas yang menjadi spot indah untuk didokumentasikan, Kampung Jepang dan Korea juga menyediakan fasilitas pakaian tradisional Jepang dan Korea yang nantinya bisa digunakan pengunjung untuk berfoto, sehingga anda akan merasakan sensasi berada di Negeri Sakura Jepang dan Negeri Ginseng Korea.
“Kita dari pihak manajemen mengucapkan maaf atas penutupan sementara ini, Insyaallah kita akan kembali beroperasi setelah keadaan pulih,” tukas ustad Iwan.
(Rel/Nov)























