AGAM, forumsumbar —-Bertemunya dua politisi berbeda partai politik (parpol), bagi sementara kalangan tentu diasumsikan macam-macam, apalagi sekarang persoalan Pilkada Serentak 2020 sudah mulai menghangat.
Padahal sebenarnya tidak, bahkan anggapan itu terkesan sangat dini. Tapi bertemunya politisi Partai Demokrat yang juga Ketua DPRD Agam Marga Indra dengan politisi senior PAN, Taslim Dt Tambogo, Minggu (4/8), sementara orang tetap mengaitkan ke Pilkada Agam 2020.
Mau berpasangankah dua tokoh itu? Atau koalisikah Partai Demokrat dengan PAN? Dan banyak asumsi lainnya. Dan itu sah-sah saja.
Supaya tidak terlalu jauh, Taslim kepada media mengatakan bertemu Marga Indra untuk membangun silaturahmi dan menjaga kesinambungan pembangunan Agam yang potensinya sangat luar biasa.
“Tidak mengarah kepada pilkada, kami bertemu hanya membahas soal potensi dan kesinambungan pembangunan Agam. Allhamdulillah Pak Marga Indra memahami bagaimana Agam ke depan dibangun dengan melibatkan semua kalangan,” ujar Taslim.
Bahkan Taslim menekankan apa yang sudah diletakkan dasar oleh Bupati Indra Catri selama 10 tahun memimpin Agam, sudah patut dijadikan pijakan untuk melanjutkan pembangunan dengan tagline Agam Madani.
“Jangan ganti pemimpin lalu ganti pula model pembangunan, padahal meletakan dasar pembangunan 10 tahun bukan waktu yang singkat, dan selama memimpin Agam, Pak Indra Catri mampu membawa kesuksesan bagi Agam,” ujar Taslim.
“Kalau ganti pula, kasihan masyarakat. Harusnya prinsip berkesinambungan untuk Agam lebih baik, lebih maju dan lebih hebat yang harus dilakukan,” tukuknya.
Meski tidak menyinggung soal Pilkada Agam 2020, sah saja publik menilai bertemunya Taslim dengan Marga Indra pasti soal Piilkada.
Soalnya, sebelum ini masyarakat Agam tahu kalau Taslim diminta PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar jadi Bupati Agam ke depan. Bahkan Taslim juga menyampaikan kepada wartawan soal “Masih Adakah Kapal ke Agam”. Memang masih proses dan politik itu dinamis. (Bi)























