• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 90
Isa Kurniawan, Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar. (Foto : Dok)

Oleh: Isa Kurniawan
(Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar)

WALIKOTA Padang Fadly Amran berhasil menata/mengubah wajah Pasar Raya Padang menjadi glowing –bersinar, bercahaya dan berkilau.

Kalau dibandingkan dengan keadaan Pasar Raya Padang sebelum dilakukan penataan, tampak jauh sekali perbedaannya.

Lihat Juga

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
91
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
103
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
50

Dulunya semrawut dengan pedagang K5 yang berjualan di badan jalan dan selasar dengan tenda yang acak-acakan. Kini tidak ada lagi.

Dulunya untuk parkir mobil saja susah, karena tempat parkir sudah ditempati oleh pedagang. Sekarang sudah lapang.

Saat ini, kalau kita berjalan dari Simpang Air Mancur sampai ke ujung jalan Permindo, suasananya boleh dikatakan tidak crowded lagi. Ada memang satu titik yang perlu perhatian, yakni simpang tiga bioskop Mulia.

Upaya Walikota Padang Fadly Amran dalam menata Pasar Raya Padang ini mendapat dukungan/apresiasi dari warga kota.

Suasana sebelum ditata. (Foto : Dok)

Penataan Pasar

Persoalan menata pasar ini pernah juga dilakukan oleh Walikota Padang saat dijabat oleh Mahyeldi. Tetapi yang ditata itu pasar-pasar satelit, yang keadaannya sudah amat sangat crowded, seperti Pasar Bandar Buat, Pasar Siteba, Pasar Lubuk Buaya dan lainnya.

Dalam pandangan banyak pihak, dengan keadaan yang sudah kronis di pasar-pasar satelit tersebut, akan susah untuk menata/menertibkannya. Tapi Mahyedi sukses menatanya, seperti yang kita lihat sekarang ini, keadaannya sudah jauh lebih baik.

Sukses Mahyeldi dalam menata pasar-pasar satelit tersebut mungkin menjadi inspirasi/motivasi bagi Fadly Amran dalam menjalankan programnya menata Pasar Raya Padang –juga penataan lanjutan pada pasar-pasar satelit.

Dalam penataan yang dilakukan tidak ada gejolak/penolakan, tentu tidak juga. Yang namanya keadaan yang sudah lama dilakoni oleh para pedagang dengan segala dinamikanya, kemudian berubah. Tentu ini ada resistensinya.

Di sinilah kepemimpinan itu diuji. Yang penting tegas. Berjalan sesuai dengan hukum dan aturan yang ada. Mengenai persoalan pedagang, satu satu dicarikan jalan keluarnya/solusinya.

Pro dan kontra dalam menjalankan sebuah kebijakan itu, sudah biasa. Ada yang suka. Ada yang tidak suka, karena kepentingannya terusik/terganggu ya diberikan pengertian secara baik.

Suasana setelah dilakukan penataan. (Foto : Ika)

Sekilas Pasar Raya Padang

Pasar Raya Padang merupakan komplek pasar tradisional terbesar yang menjadi pusat perdagangan utama di Kota Padang. Pasar ini berlokasi di Kampung Jao (atau Kampung Jawa), Kecamatan Padang Barat. Pasar ini didirikan pada zaman kolonial Belanda oleh seorang kapitan Cina bernama Lie Saay.

Pada masanya Pasar Raya Padang menjadi kawah candradimuka bagi para pedagang sebelum mengadu untung di rantau. Banyak pedagang-pedagang sukses dimana Pasar Raya Padang merupakan tempat “sekolah” awalnya.

Dalam perkembangannya, Pasar Raya Padang pernah menjadi sentra perdagangan bagi masyarakat di Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Bengkulu pada era 1980-an.

Kebakaran besar sering melanda Pasar Raya Padang. Dalam catatannya, sudah beberapa kali terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan Pasar Raya Padang.

Memasuki tahun 2000, Pasar Raya Padang mulai mengalami kemunduran seiring hilangnya Terminal Lintas Andalas dan Terminal Goan Hoat yang memiliki peran vital dalam mobilitas warga dan komoditas. Kedua terminal tersebut berubah mejadi pusat perbelanjaan modern Plaza Andalas dan SPR Plaza.

Sementara itu, para pedagang K5 yang sebelumnya berjualan di lingkungan terminal beralih memakai sebagian besar badan jalan sehingga membuat semrawut kondisi pasar. Puncak kemunduran Pasar Raya adalah bencana gempa bumi 2009 yang menghancurkan infrastruktur pasar.

Saat ini, di Pasar Raya Padang Fase VII sudah berdiri megah bangunan pasar yang dulunya bocor di sana-sini, sekarang sudah bagus. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Wakil Walikota Pariaman  Mulyadi Ikuti Rapat RUPS PT Balairung Jakarta

Next Post

Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

BeritaTerkait

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
91
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
103
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
50
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
47
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan
Opini

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
93
Literacy dan Literary
Opini

Literacy dan Literary

8 April 2026
38
Next Post
Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,323)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (36,244)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,554)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,686)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,640)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,572)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (31,150)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (30,079)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,052)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (26,822)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
168
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
344
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
494
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
233
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
130
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
127

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In