
Suara Siswa di Bangku Belakang
Oleh: Era Nurza
Ia duduk di ujung kelas
tempat papan tulis tampak seperti harapan
yang ditulis terlalu jauh
Namanya sering hilang
di antara absen dan bel pulang
Pikirannya penuh cahaya
namun disebut kurang fokus
sebuah kata halus
untuk mimpi yang tak sempat didengar
Ia diam bukan karena kosong
melainkan karena suaranya terlalu jujur
untuk ruang yang sibuk mengejar angka
Bangku belakang itu perahu kecil
mengapung di lautan kurikulum
Ia belajar menyeimbangkan diri
agar tidak tenggelam
oleh nilai yang katanya menentukan masa depan
Guru berkata semua murid sama
namun pandangan lebih sering berlabuh
di barisan depan
Ia pun belajar tersenyum
yang paling jauh dari mata
sering paling dekat dengan luka
Jika kelak ia berdiri di luar kelas ini
jangan heran bila langkahnya tegak
Sebab dari bangku belakang
ia belajar paling awal
cara bertahan
dan diam-diam
cara menjadi besar
Padang, 19 Januari 2026
Sekilas Penulis
Era Nurza merupakan nama pena dari penulis dan penyair; Edrawati, MPd, yang mengekspresikan gagasan melalui tulisan dan karya sastra. Hingga kini, ia telah melahirkan beberapa buku tunggal dan lebih dari 50 antologi, karyanya fiksi maupun nonfiksi. Aktif di komunitas literasi seperti PERRUAS, WPM, WPI, PLS, Satu Pena, SAN, Media Guru, PPP, KISI, Era Nurza terus menebarkan cahaya literasi dan motivasi agar generasi muda mencintai ilmu dan menulis dengan hati.
























