• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, November 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Pro Kontra Demokrasi Lokal: Sosiolog Pemerintahan Ingatkan Ada Opsi Ketiga

18 Januari 2026
in Berita
Reading Time: 2min read
Views: 367
Jose Rizal, Sosiolog Pemerintahan. (Foto : Dok)

JAKARTA, forumsumbar  —Pro dan kontra mengenai model pemilihan kepala daerah (Pilkada) kembali mengemuka. Perdebatan yang mengemuka dalam dua pekan terakhir ini umumnya terbelah ke dalam dua kutub besar.

Di satu sisi, kelompok yang mempertahankan Pilkada langsung menilai bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD merupakan kemunduran demokrasi dan membuka ruang kembalinya praktik otoritarian ala Orde Baru.

Di sisi lain, kelompok yang mengkritisi Pilkada langsung menilai sistem tersebut terlalu mahal, memicu politik uang, korupsi kepala daerah, memperkuat oligarki lokal, mendorong politisasi birokrasi serta rawan konflik horizontal.

Lihat Juga

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

1 November 2026
11
Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

31 Oktober 2026
15
MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh

MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh

31 Oktober 2026
44

Sosiolog Pemerintahan Jose Rizal mengingatkan, bahwa perdebatan tersebut sejatinya tidak harus dipertentangkan secara dikotomis. Menurutnya, dalam kajian sosiologi pemerintahan, telah lama dikenal opsi ketiga, yakni Pilkada asimetris, yang justru mampu mengakomodasi kedua pandangan tersebut.

“Perdebatan kita selama ini cenderung hitam-putih, seolah pilihannya hanya Pilkada langsung atau Pilkada oleh DPRD. Padahal secara sosiologis, Indonesia ini begitu beragam, dengan daerah perkotaan yang memiliki fiskal kuat, ada daerah dengan kapasitas fiskal menengah hingga rendah, ada daerah tertinggal sampai daerah rawan konflik. Selain perbedaan kapital ekonomi tersebut, terdapat pula kapital sosial dan budaya yang beragam antardaerah. Jadi sesungguhnya, jangan lagi melalui kebijakan main pukul rata, one size fits all. Termasuk kaitannya dengan model demokrasi lokalnya.” ujar Jose Rizal, Minggu (18/1/2026).

”Sehingga, jika kita menyadari fakta keragaman kapasitas daerah, maka pendekatan yang rasional adalah Pilkada asimetris. Ada daerah yang memang layak dan siap melanjutkan pemilihan langsung oleh rakyat, tetapi ada pula daerah tertentu yang lebih tepat jika kepala daerahnya dipilih melalui DPRD,” tambahnya.

Menurut doktor sosiologi jebolan UI ini, bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai kemunduran demokrasi. ”Demokrasi bukan hanya soal siapa yang memilih. Demokrasi adalah soal bagaimana kekuasaan dikontrol, diawasi, dan menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah pemerintahan yang efektif dan berpihak pada rakyat. Kalau sebuah mekanisme justru menghasilkan korupsi, biaya politik yang mahal, dan melemahkan pelayanan publik, maka mekanisme itu harus dievaluasi,” terangnya.

Namun demikian, sosiolog pemerintahan ini mengingatkan, bahwa penerapan Pilkada asimetris tidak boleh sekadar menyalin praktik masa lalu. Ia menegaskan perlunya redesain kelembagaan DPRD agar tidak berubah menjadi arena transaksi politik tertutup.

“Kalau kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka peran DPRD harus direkonstruksi. Jangan sampai DPRD menjadi broker politik atau menjadi ruang karantina elite yang tertutup dari pengawasan publik. Pengawasan diperketat, sanksi hukum lebih tegas,” katanya.

Ia menekankan bahwa mekanisme pemilihan oleh DPRD harus dirancang secara transparan dan akuntabel. Pemungutan suara, menurutnya, tidak boleh dilakukan secara tertutup, melainkan terbuka agar publik mengetahui sikap politik wakil-wakilnya.

Selain itu, lanjutnya, proses penyaringan kandidat juga dapat melibatkan unsur independen seperti perguruan tinggi atau panel ahli.

“Ini bukan kembali ke Orde Baru. Justru ini adalah upaya merancang ulang demokrasi lokal agar selaras dengan tujuan penyelenggaraan pemerintahan modern. Negara harus kuat secara institusional, demokratis secara substansial, dan adaptif terhadap konteks daerah,” pungkas Jose Rizal.

(R/JR)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kepengurusan DPP IKA Unand Periode 2025-2029 Tinggal Finishing, Taslim: Alumni Dukung Penuh Ketum Denny Abdi

Next Post

Pemkab Agam Pastikan Kelayakan Hunian 117 Unit Huntara di Palembayan

BeritaTerkait

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal
Berita

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

1 November 2026
11
Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN
Berita

Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

31 Oktober 2026
15
MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh
Berita

MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh

31 Oktober 2026
44
Tabligh Akbar YTMS Agam Hadirkan Penceramah Buya Ristawandi
Berita

Tabligh Akbar YTMS Agam Hadirkan Penceramah Buya Ristawandi

31 Oktober 2026
17
Otonomi Daerah Dikebiri, Prof Djohermansyah Djohan: Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi
Berita

Otonomi Daerah Dikebiri, Prof Djohermansyah Djohan: Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi

31 Oktober 2026
20
Lestarikan Budaya Minangkabau, Pemkab Padang Pariaman Terapkan Sumbang Duo Baleh di Sekolah
Berita

Lestarikan Budaya Minangkabau, Pemkab Padang Pariaman Terapkan Sumbang Duo Baleh di Sekolah

30 Oktober 2026
49
Next Post
Pemkab Agam Pastikan Kelayakan Hunian 117 Unit Huntara di Palembayan

Pemkab Agam Pastikan Kelayakan Hunian 117 Unit Huntara di Palembayan

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,208)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,115)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,436)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,112)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,761)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,573)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (35,048)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,533)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,798)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,871)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
214
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
455
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
534
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
268
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
150
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
199
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
160
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
228
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
168

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In