
Oleh: Eka Teresia, SPd, MM
(Ketua Penyala Literasi Sumbar/PLS)
“Laporan perjalanan Penyala Literasi Sumbar (PLS) mengikuti acara Peluncuran Buku Tiga Serumpun di Kuala Lumpur, Malaysia.”
GERAKAN literasi Ranah Minang kini telah menembus batas geografis, ditandai dengan partisipasi aktif komunitas Penyala Literasi Sumbar (PLS) dalam acara akbar Peluncuran Buku Tiga Serumpun, di Kuala Lumpur, Malaysia, minggu lalu.
Hadirnya komunitas PLS tersebut untuk mengobarkan semangat kolaborasi lintas negara, dan menunjukkan bahwa nyala literasi Sumbar tak terbatas di kampung halaman.
Rombongan PLS dipimpin oleh Ketua, Eka Teresia, dan ikut Ita Desnatalia (Wakil Ketua), Patra Rina Dewi (Sekretaris), serta pengurus lainnya, Edrawati, dan Abdil Bajili.
Keikutsertaan PLS dari Sumbar menjadi saksi peluncuran sebuah proyek literasi monumental yang bertemakan persahabatan antarnegara. Betapa fantastisnya proyek ini, yang berhasil menarik lebih dari 4.000 penulis dan meloloskan 2.033 naskah setelah seleksi ketat.
Angka ini menegaskan besarnya gairah menulis di kalangan masyarakat tiga serumpun, dan kehadiran PLS menjadi katalisator bagi semangat tersebut.
Antusiasme yang dibawa oleh delegasi Sumbar disambut hangat oleh komunitas literasi lain, mendorong terbukanya peluang kerja sama.
Pada kesempatan itu, penulis sebagai Ketua PLS, menegaskan filosofi komunitas yakni: “Berbagi itu indah, dan berkolaborasi itu menambah kekuatan.”
Komitmen untuk berkolaborasi ini menjadi fondasi bagi organisasi yang relatif baru ini untuk terus belajar, memperluas jaringan, dan mengasah diri dari pengalaman komunitas lain.
Perjalanan ke Kuala Lumpur Malaysia lebih dari sekadar seremonial; ini adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi PLS. Komunitas ini berharap, semangat membara untuk memajukan budaya baca dan tulis di Ranah Minang akan terus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah, sehingga obor literasi di Sumbar dapat terus menyala terang, menghasilkan karya-karya yang mencerahkan kehidupan bangsa. *)

(Ketua Penyala Literasi Sumbar/PLS). (Foto : Dok)























