AGAM, forumsumbar —Proses pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati ke partai politik di Pilkada Agam terus berjalan, bahkan sudah ada yang selesai. Beberapa nama telah mendaftar, dan saat ini mulai mematut-matut dengan siapa berpasangan. Walaupun sudah ada yang dari awal menyatakan berpasangan, seperti Andriwarman (AWR) dan Irwan Fikri, tapi lainnya belum kelihatan.
Tidak ketinggalan politisi PAN Taslim Dt Tambogo, dimana saat ini beberapa pihak mencoba untuk memasangkannya dengan politisi Partai Demokrat, Ketua DPRD Agam periode 2014-2019 Marga Indra Putra. Pasangan Taslim -Marga Indra Putra, dinilai pasangan yang ideal, dan mampu bersaing dengan pasangan lainnya.
Menurut Salmi Sanur, yang dulunya merupakan Tim Sukses Indra Catri, pasangan Taslim – Marga Indra Putra, disingkatnya TAMARA, merupakan perpaduan Agam Timur dan Barat. Taslim dari Baso dan Marga dari Tiku. Kemudian keduanya sudah familiar bagi masyarakat Agam.

Taslim, sebut Salmi, pernah menjadi anggota DPRD Sumbar 2 periode, dan anggota DPR RI periode 2009-2014. “Kemudian alumni FMIPA Unand yang masih berusia 50 tahun itu, pernah menjadi Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumbar. Jadi untuk Unand dan Muhammadiyah, Taslim sudah tak asing lagi,” ujar Salmi, Rabu (20/11).
Kemudian Marga Indra Putra, sudah 2 periode sebagai anggota DPRD Agam dari Partai Demokrat. “Periode lewat pernah menjadi Ketua DPRD Agam, dan sekarang berhasil duduk kembali menjadi anggota DPRD Agam,” tukuk Salmi, dimana saat ini dari Partai Gerindra yang menjadi Ketua DPRD Agam, karena keluar sebagai pemenang pemilu.
Kepemimpinan keduanya, Taslim maupun Marga Indra Putra, sudah teruji. “Mereka berdua sudah matang dalam politik. Dan komitmennya terhadap pembangunan Agam tidak diragukan lagi. Sudah banyak yang mereka perjuangkan, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun lainnya,” terangnya.
Salmi berharap pasangan Tamara bisa kongkret segera, dan bisa dengan cepat disosialisasikan ke tengah-tengah masyarakat. Terus bagaimana dengan partai politik yang mengusung? “Koalisi PAN dan Partai Demokrat sudah bisa mengantarkan Tamara mendaftar ke KPU Agam, karena sudah cukup (syaratnya). Apalagi kalau Partai Gerindra, PPP dan lainnya juga ikut bergabung,” ujar Salmi optimis.
Adapun perolehan kursi di DPRD Agam pada Pileg 2019 lalu, Partai Gerindra sebanyak 9 kursi, PKS 7, Demokrat 7, PAN 6, Golkar 5, PPP 5, Nasdem 2, PBB 2, Berkarya 1 dan Hanura 1 kursi. Berdasarkan aturan, pasangan calon diusung minimal 20% kursi partai atau gabungan partai. Jadi untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Agam 2020, minimal 9 kursi. (IK)























