PADANG PANJANG, forumsumbar — Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di tahun 2022, menghasilkan nilai indeks yang berkualitas bagi program siaran variety show dengan perolehan angka 3,2. Hal ini menunjukkan terjadinya perubahan yang signifikan dalam pengelolaan variety show di lembaga penyiaran.
Tercapainya nilai berkualitas untuk program variety show dalam riset KPI di tahun 2022 tentu menjadi sebuah prestasi yang menggembirakan. Dalam perjalanan riset, sejak tahun 2017, program siaran variety show selalu berada di bawah nilai indeks berkualitas, bersama infotainment dan sinetron.
Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah menyampaikan hal tersebut dalam acara Diseminasi Hasil Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi bertajuk “Potret Variety Show di Indonesia” yang dilaksanakan di Mifan Auditorium, Padang Panjang, Rabu 3 Agustus 2022, minggu lalu.
Diseminasi ini turut dihadiri oleh Walikota Padang Panjang Fadly Amran, beserta jajaran pemerintah Kota Padang Panjang.
Dalam kesempatan itu Komisioner KPI Pusat Yuliandre Darwis yang merupakan penanggungjawab kegiatan Riset KPI mengatakan, sudah selayaknya lembaga penyiaran dan pemerintah daerah bersinergi dalam menghadirkan konten lokal yang merupakan kewajiban bagi lembaga penyiaran yang bersiaran jaringan.
“Keunikan tradisi dan kearifan lokal harus dapat mewarnai siaran televisi, terutama pada era penyiaran digital mendatang. Padang Panjang sendiri”, ujar Yuliandre.
Kota Padang Panjang dikenal dengan julukan Kota Serambi Mekkah. Selain itu, kota ini merupakan kota tempatnya para pelajar menuntut ilmu. Ada banyak sekolah, madrasah, atau pun perguruan tinggi terkenal di Padang Panjang.
Yuliandre memaparkan, bahwa semoga semangat ini yang akan dijaga terus oleh kita khususnya Kota Padang Panjang beserta pemuda setempat untuk terus berkarya di berbagai bidang.
“Ini adalah pertanda baik bagi kemajuan industri kreatif dan pemuda kita untuk bangkit dan berkarya lebih banyak,” lanjut Yuliandre.
Pada kesempatan kali itu, Fadly Amran setuju dengan gagasan Yuliandre Darwis bahwa pemuda lah yang nantinya akan melanjutkan arah bangsa ini ke depan.
(Darmawan)






















