BUKITTINGGI, forumsumbar — Saat ini industri kreatif merupakan sektor yang menjanjikan dan mempunyai potensi besar sebagai sumber pemasukan bagi sebuah daerah, bahkan negara. Ini sudah dibuktikan oleh Korea Selatan (Korsel) yang mampu melahirkan kiblat baru industri kreatif dunia menyaingi negara adidaya seperti Amerika Serikat.
“Industri kreatif Korea Selatan saat ini telah menjadi fenomena yang menakjubkan di dunia. Salah satu grup boyband mereka saja bisa menghasilkan pendapatan sekitar 76 triliun rupiah,” ujar Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Yuliandre Darwis, saat bersilaturahmi dengan Walikota Bukittinggi, Kamis 4 Agustus 2022 minggu lalu.
Lebih lanjut Yuliandre menyampaikan bahwa sejatinya industri kreatif di Indonesia, apalagi di daerah, khususnya Sumbar, memiliki potensi wisata budaya yang bisa terafiliasi dengan industri kreatif.
“Nantinya melalui lembaga – lembaga penyiaran nasional kita promosikan wisata dan keindahan Kota Bukittinggi agar lebih dikenal lagi oleh banyak orang hingga mancanegara,” tutur Yuliandre
Erman Safar, walikota termuda sepanjang sejarah Bukittinggi itu juga mengamini terjadinya kolaborasi tersebut. Erman mengatakan bahwa ini bisa menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan Kota Bukittinggi untuk membawa Bukittinggi lebih dikenal lagi ke mancanegara.
“Nantinya hal ini harus digerakkan oleh anak-anak muda, kaum milleniials kita untuk menjadi agen perubahan dan kemajuan wisata serta industri kreatif di Bukittinggi,” lanjut Erman.
Diakhir pertemuannya, Yuliandre berpesan bahwa anak muda harus semangat dalam menggagas ide-ide baru yang kreatif dan segar untuk bisa memembus pasar nasional bahkan mancanegara.
(Darmawan)























