SAWAHLUNTO, forumsumbar —Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto memulai langkah merealisasikan rencana membangun Islamic Center yang dikonsep menjadi Pusat Kegiatan Keagamaan Islam terlengkap, sekaligus menjadi pusat wisata religi menarik di Sumatera.
Disampaikan Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Selasa (8/10), membangun Islamic Center adalah salah satu visi misi pemerintahannya, yang ditujukan tidak hanya untuk meningkatkan nilai-nilai religius, tetapi juga untuk mengembangkan wisata religi.

Dalam diskusi Wako Deri bersama CV. Arce Konsultan, perencana Islamic Center, beserta sejumlah pimpinan OPD dan tokoh agama, dirembukkan lokasi tapak pembangunan berada di Kawasan Kandi.
“Islamic Center Sawahlunto ini harus tersedia tempat manasik haji yang representatif, sehingga ditargetkan akan dimanfaatkan oleh jemaah calon haji dari berbagai daerah di Sumbar,” instruksi Deri ke stafnya.
Islamic Center ini, lanjut Wako Deri, juga ditargetkan menjadi induk dari kegiatan Rumah Tahfidz Sawahlunto dengan arsitektur yang tidak meninggalkan ciri Kota Tua Warisan Dunia dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern.
Saat diskusi tersebut, Konsultan CV. Arce memaparkan Islamic Center Sawahlunto, yang direncanakan memiliki daya tampung salat untuk 3130 orang jemaah dengan konsep green building, dimana meminimalisir energi listrik untuk penerangan dan penyejuk udara.
Tokoh agama Islam Sawahlunto Dt. Bandaro Putiah mengapresiasi rencana ini, dan ia berharap Islamic center Sawahlunto bisa menyerupai kondisi mesjid di Mekkah sehingga memiliki daya tarik wisata sekaligus membantu jemaah memahami kondisi sebenarnya saat manasik haji. (Rel)























