PADANG, forumsumbar —Ketua DPW PKB Sumbar H Febby Dt Bangso (FDB) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H untuk masyarakat Sumbar.
Bakal calon Wakil Gubernur Sumbar yang berpasangan dengan Faldo Maldini ini, mengajak untuk meneladani dua kisah sebagai pembelajaran dalam perayaan Hari Raya Idul Adha, atau sering juga disebut hari raya kurban.
Ada dua yg menjadi inti sari perayaan kurban bagi umat Islam yg bertaqwa; yakni ikhlas dan taat.
Disampaikan Febby bahwa telah dijelaskan dalam surah Al-Maidah ayat 28-31. “Ia berkata (Qabil), “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa. Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam. Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka. Dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”
Kemudian, lanjut Febby, Ibrahim dan Ismail telah membuktikan keikhlasan tersebut, dan keduanya telah meraih ganjaran yang mulia. “Sesaat mata pisau Ibrahim hampir menyentuh kulit Ismail, seketika itu Allah SWT mengirimkan domba sebagai ganti kurban tersebut. Ismail selamat, Ibrahim pun lulus ujian. Ayah dan anak itu terpilih sebagai nabi-nabi yang memiliki kedudukan tinggi,” ujarnya.
Ujian keikhlasan itu pula yang Allah Swt berikan kepada umat Islam lewat Idul Adha, dimana disampaikan Febby firman Allah, Sesungguhnya Kami telah memberimu nikmat yang melimpah. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah. (QS Al Kautsar: 1-2).
Dalam ayat yang lain, Allah menyatakan, Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. Tuhanmu adalah Tuhan Yang Mahaesa. Karena itu, berserah dirilah kamu kepada-Nya, dan berilah kabar gembira kepada orang yang tunduk patuh (kepada Allah). (QS Al Hajj: 34).
Mengenai keutamaan berkurban, sebut Febby, dijelaskan dalam sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim, sebagai berikut, “Tidak ada suatu amalan yang paling dicintai oleh Allah dari Bani Adam ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kakinya.”
“Semoga momentum Idul Adha dan new normal ini merubah perilaku kita juga dalam berdemokrasi. Bagaimana kita menyadari pentingnya kehadiran menggunakan hak suara dan ikhlas tidak terpengaruh money politic agar terpilih pemimpin-pemimpin yang baik tidak tersandera dengan tingginya biaya beli suara yang akhirnya menjadi cikal bakal sumber penyalahangunaan wewenang jabatan,” imbuh Febby.
Kalau saja prilaku-prilaku yang kurang tepat yang sebelumnya dilakukan untuk memilih bisa dirubah dengan cara yang lebih baik dan beradab, menurut Febby,
Insyaallah pandemi Covid 19 akan menjauh.
FDB juga mengajak seluruh kandidat kepala daerah agar sama-sama menjaga nilai’nilai kebaikan di dalam kompetisi, agar negeri ini juga baik, masyarakat tenang sehingga pemulihan ekonomi pascacorona bisa lebih terarah dan tepat sasaran
“Patarang sajo lampu awak jan dipadamkan lampu urang. Masih saja ramai hujatan buya pendusta di sosmed. Sudahlah masih banyak buya-buya yang jujur. Mari kita semua kampanye sehat dan cerdas jangan lagi pakai akun bodong, bahasa sumpah serapah, makian yang membuat nilai-nilai keminangkabauan itu menjadi pupus,” tukasnya.
Ayolah, ajaknya, dengan sumangaik baru kita berubah untuk lebih baik, kalau kita mau kita pasti bisa.
(Rel/FDB)
























