PADANG, forumsumbar — Anggota DPR RI Hj. Nevi Zuairina pada reses masa persidangan IV Tahun Sidang 2019-2020, turun ke dapilnya di Provinsi Sumbar untuk merunut satu per satu potensi pariwisata di Sumbar yang hingga saat ini belum terekspos secara maksimal.
Padahal menurutnya, masih banyak tujuan pariwisata di Sumbar yang perlu dipromosikan. Selain itu, juga masih ada yang belum dikembangkan secara profesional, padahal potensi untuk menjadi tujuan wisata sangat layak untuk dikunjungi wisatawan dalam negeri maupun asing.
“Salah satu contoh lokasi tujuan wisata yang perlu dikembangkan adalah Pantai Sikabu. Daerah ini sebelumnya merupakan daerah terisolir. Sekarang menjadi destinasi wisata yang indah di Kabupaten Pasaman Barat,” tutur Nevi.
Meskipun Pantai Sikabu telah mulai didatangi pengunjung, tambah Nevi, destinasi wisata ini masih perlu beberapa perbaikan sehingga tempat ini layak dijadikan rekomendasi dari mulut-ke mulut.
Salah satunya adalah perlunya pengembangan seperti peningkatan kualitas kebersihan, tata letak tanaman, penataan bangunan, dan para pedagang pelaku UMKM perlu ditingkatkan lebih baik lagi.
“Alam yang sudah sangat bagus ini perlu diimbangi usaha manusia agar menjadi satu susunan tata kelola yang baik, ramah lingkungan dan sosial. Ini tujuannya adalah selain memberikan hasil pendapatan daerah yang baik, lingkungan terjaga dan pemandangan yang enak dilihat”, kata politisi PKS ini.

Nevi di masa sidang berikutnya akan menjadikan upaya pengembangan destinasi wisata Sumbar ini untuk disampaikan ke pemerintah pusat agar dapat berkolaborasi di berbagai instansi yang berkaitan.
Karena dampak ekonomi dari pariwisata ini merupakan penyumbang pendapatan daerah yang cukup signifikan.
“Saya akan berkomunikasi pada beberapa pihak, stakeholder yang berkompeten untuk pengembangan pariwisata di Sumbar. Ini juga merupakan salah satu amanah Anggota DPR untuk menyampaikan aspirasi warga di dapilnya kepada pemerintah pusat agar ada tindak lanjut, sehingga ada peningkatan kesejahteraan pada masyarakat di daerah”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/NZCenter)
























