• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, April 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Membangun Kota Padang dari Pinggiran

29 April 2024
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 666
Dr H Khairul Ikhwan, MM, Bakal Calon Walikota Padang. (Foto : Dok)

Oleh: Dr H Khairul Ikhwan, MM
(Bakal Calon Walikota Padang)

SEBUAH festival digelar di pusat kota. Mengambil latar kota tua di kawasan Muaro Padang. Kota tua itu memang memiliki sejarah yang panjang. Daya tarik juga ada pada keberagaman dan keunikkan arsitektur bangunan-bangunannya. Arsitektur kolonial berpadu dengan tradisional dan campuran budaya lain.

Tak mengherankan, festival itu menyulut ribuan pengunjung. Membuat perputaran uang yang sangat besar. Misi tercapai, semua senang. Tapi, ada sesuatu yang masih mengganjal.

Lihat Juga

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
30
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
82
Literacy dan Literary

Literacy dan Literary

8 April 2026
34

Pusat Kota Padang masih di kawasan pesisir. Walaupun pusat pemerintahan sudah pindah ke Aia Pacah, tapi denyut nadi, denyut ekonomi kota masih berpusat di Pasar Raya dan sekitarnya.

Tak mengherankan, kawasan di sekitaran itu selalu menjadi tuan rumah berbagai event besar. Menjadi pusat keramaian. Dan, selalu menjadi sisi yang paling dijual dan dipromosikan dari Kota Padang.

Strategi pengembangan kota semacam itu telah membuat pusat kota menanggung beban yang sangat besar. Persoalan sosial menumpuk di pusat kota. Kemacetan menjadi makanan sehari-hari di pusat kota. Kasus kriminal, pengangguran dan lainnya menumpuk di pusat kota.

Perputaran uang juga menumpuk di sana. Ini di satu sisi menyeruakkan masalah ketimpangan sosial dan ketimpangan ekonomi.

Untuk belanja di mall, warga Padang harus pergi ke pusat kota. Mau nonton di bioskop, harus ke pusat kota. Bahkan, ingin beribadah di masjid yang megah, harus ke pusat kota. Padahal, pinggiran kota tak kalah potensinya dan memiliki daya tarik yang luar biasa pula.

Pembangunan pusat pemerintahan baru di Aia Pacah diharapkan mendorong pembangunan di pinggiran kota. Berbilang tahun, arah ke sana sudah kelihatan. Tapi, perkembangan pinggiran kota sangatlah lamban.

Contohnya saja, di pinggiran kota tidak ada hotel berbintang lima. Hotel-hotel besar dibangun di pusat kota. Memang ada mall yang akan dibangun. Proses pembangunan masih sedang berjalan. Pembangunan di sekitaran pusat pemerintahan masih kalah dari pusat kota.

Aktivitas yang terpusat di pusat kota akan memunculkan beragam masalah di masa depan. Beban geografis semakin berat. Saat ini, mencari properti di pusat Kota Padang sangatlah susah. Properti yang layak tentulah harganya sangat mahal.

Akibatnya, warga di pusat kota banyak yang tinggal di pemukiman yang kurang layak. Hal ini akan menciptakan masalah baru. Masalah sosial terutamanya.

Ketimpangan sosial dan ekonomi menjadi ancaman utama dari pengembangan kota yang terpusat. Hal ini lambat-laun akan menyulut persoalan yang lebih besar.

Seperti di Ibukota Jakarta, warga di daerah pinggiran merasa termarginalkan. Dengan ketimpangan tersebut, kecemburuan sosial hingga konflik dengan mudah tersulut.

Sudah saatnya paradigma pembangunan kota dirubah. Visi membangun Papiko atau Padang Pinggir Kota itu benar-benar harus diwujudkan. Jangan sampai, membangun Papiko hanya menjadi slogan belaka.

Pembangunan dari pinggir kota tentu saja dimulai dari infrastruktur. Kawasan Papiko sudah seharusnya memiliki jalan-jalan yang bagus dan lebar seperti di pusat kota. Saat ini, jalan-jalan di pinggiran Kota Padang masih sangat memprihatinkan. Jalannya sempit, kondisinya juga banyak yang buruk.

Yang sangat memprihatinkan, selain kawasan pinggiran yang berbatasan dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), jalan-jalan di pinggiran Kota Padang tak ada yang mempunyai trotoar. Lampu jalan tak memadai.

Jadi, saat ini bila pergi ke pinggiran Kota Padang, pengunjung seperti tak lagi berada di kota, tapi seperti berada di perkampungan dengan infrastruktur yang ala kadarnya.

Selain infrastruktur publik, infrastruktur lainnya yang mendukung kebutuhan dan mobilitas masyarakat di pinggiran kota juga harus diprioritaskan. Sudah saatnya, di pinggiran Kota Padang ada mall, pasar modern, dan fasilitas lainnya. Pemerintah bisa mendorong investasi untuk membangun infrastruktur di pinggiran kota.

Selain infrastruktur, denyut nadi kehidupan dan ekonomi masyarakat di pinggiran kota harus ditingkatkan. Sudah saatnya, pemerintah mendorong event-event besar dilaksanakan di pinggiran kota. Sehingga, denyut kehidupan di pinggiran kota juga menggeliat.

Infrastruktur besar sudah dibangun di pinggir kota. Seperti, adanya kampus Unand di Limau Manih atau kampus UIN Imam Bonjol di Aia Dingin.

Perguruan tinggi ini telah membantu pemerintah kota untuk membangun dari pinggiran. Karena itu, pemerintah harus mendukung hal ini.

Saat ini, konektivitas di pinggiran kota belumlah memadai. Contoh sederhana, orang yang ingin bepergian dari kampus Unand ke kampus UIN Imam Bonjol harus melewati jalan yang berputar dan berbelok. Padahal, akses di pinggiran kota ini bisa dipercepat dan dipermudah dengan adanya jalan lingkar.

Jangan hanya akses dari pinggir kota ke pusat kota saja yang diperhatikan. Akses antar wilayah di kawasan pinggiran kota juga harus diperhatikan. Ke depan, warga kota yang bermukin di kawasan Indarung tak perlu lagi melewati jalan yang sempit dan kecil hanya untuk pergi ke Limau Manih. Atau, harus memutar ke Jalan Bypass agar mendapatkan akses jalan yang lebar. Dengan jalan lingkar di pinggiran kota, maka warga kota di kedua wilayah itu dengan mudah melakukan mobilisasi.*)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Tanah Datar Eka Putra: Guru Penggerak Dituntut Selalu Kreatif dan Penuh Inovasi

Next Post

Raih Prestasi di Level Nasional, Bupati Eka Putra Apresiasi Taekwondo Tanah Datar

BeritaTerkait

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
30
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan
Opini

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
82
Literacy dan Literary
Opini

Literacy dan Literary

8 April 2026
34
Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat
Opini

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
35
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental
Opini

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
70
Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’
Opini

Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’

4 Maret 2026
25
Next Post
Raih Prestasi di Level Nasional, Bupati Eka Putra Apresiasi Taekwondo Tanah Datar

Raih Prestasi di Level Nasional, Bupati Eka Putra Apresiasi Taekwondo Tanah Datar

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,272)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,480)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,612)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (33,983)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,561)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,151)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,987)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (28,895)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (27,818)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (24,556)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
159
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
338
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
491
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
230
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
114
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
147
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
128
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
190
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
125

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In