• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Anak Jalanan di Perkotaan

25 Juni 2021
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 9,250

Oleh : Wirdanengsih

// forumsumbar //

HAKIKINYA setiap anak memiliki hak, Adapun hak anak itu di antaranya hak hidup, hak perlindungan dari ancaman, hak persamaan derajat dalam pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hak untuk dipekerjakan, dan hak untuk mendapatkan kebutuhan mereka seperti makanan, pakaian, dan tempat bernaung.

Lihat Juga

Bonus Kepala Daerah

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
24
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
9
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
35

Maka dari itu Isu perlindungan anak di Indonesia mulai mendapatkan perhatian yang cukup melalui Undang-undang 4 tahun 1979 yang melingkupi kesejahteraan anak, dan No 23 Tahun 2002 dalam hal perlindungan anak.

Akhir-akhir ini masalah anak yang muncul ke permukaan adalah anak jalanan, menjadi masalah sosial karena Ketika ada di jalanan merupakan masalah sosial, kenapa mereka tidak bersama keluarga  dan apakah mereka tidak belajar, apakah mereka putus sekolah.

Adapun yang menjadi faktor anak di jalanan, faktor ekonomi keluarga yang mengalami kehimpitan sehingga ada alternatif tindakan yang dilakukan oleh keluarga  dengan menyuruh anak mereka mencari uang di jalanan, karena memang pekerjaan sebagai tukang sayur, tukang cuci piring dan buruh angkat barang dan sebagainya belum mampu memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun di sisi lain, masuk anak di jalanan tidak hanya berangkat dari alternatif usaha orang tua, tapi berasal dari keinginan anak yang melihat orang tua mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup dan mereka terpaksa putus sekolah, akhirnya memutuskan untuk mencari uang ke jalanan.

Awalnya anak di jalanan karena ingin membantu ekonomi keluarga, namun lambat laun melakukan aktivitas di jalanan yang dapat menghasilkan uang ini menjadi aktivitas permanen, bahkan hal ini menjadi pegangan utama dengan mengandalkan anak anak untuk mendapatkan uang.

Jadi, keberadaan anak jalanan  memang diketahui oleh keluarga, mereka didukung oleh keluarga berada di jalanan untuk memperoleh aset ekonomi, anak anak jalanan dihimpun untuk mengemis (untuk Kota Padang ada di jalan Imam Bonjol, mereka di awasi orang agar tidak diperas oleh orang lain).

Selain faktor ekonomi, juga faktor psikologis yang menjadi pendorong anak hidup di jalanan, keluarga yang tidak nyaman, keluarga yang bermasalah, keluarga yang bertengkar, mereka ingin mencari jalan hidup sendiri, mereka keluar rumah agar dapat melupakan  persoalan yang ada di rumah mereka. Ini merupakan reaksi atas bentuk perlawanan atas realita  keluarga yang bermasalah.

Namun suatu fenomana, anak jalanan dengan latar belakang keluarga bermasalah, seperti perceraian, ketidak akuran dalam keluarga inilah yang terlibat dalam tindakan kekerasan baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain, sikap negatif muncul pada diri mereka seperti mabuk-mabukkan, menghisap ganja dan lain lain. Ada kecenderungan kelompok ini rada malas bekerja dan sering menghabiskan segera uang yang mereka miliki. Ada kecerungan tidak memikirkan masa depan, uang yang mereka dapatkan dari mengemis  digunakan untuk belanja sendiri

Terakhirnya faktor sosial budaya seperti (ketercampakan diri dari kondisi kampung, lalu pilihan pergi dari kampung halaman dan hidup di jalanan. Selain itu faktor pertemanan menyebabkan anak anak hidup di jalanan. mereka diajak untuk bersenang dan menikmati hidup di jalanan sebagai bagian dari solidaritas dari pertemanan yang ada.

Penanganan anak Jalanan

Anak jalanan ditangkap dan dikumpulkan namun tidak ada tindak lanjut setelah itu (pemanggulangan sangat musiman saja), tidak menjadi suatu tupoksi (tugas pokok organisasi) yang terarah. Sebaiknya penanganannya itu komprehensif, dimana mereka setelah ditangkap lalu diarahkan namun juga ditelusuri keluarga, harus dicari bagaimana sikap daripada keluarga termasuk keluarga luas.

Bisa saja keluarga tidak mengetahui, seandainya keluarga luas mengetahui dapat menjadi kontrol terhadap anak jalanan, karena menjadi anak jalanan adalah aib. Selain menelusuri keluarga, perlu ditelusuri mereka berasal dari nagari mana, dengan komunikasi ini, ada keterlibatan nagari untuk mengurangi anak jalanan, ada malu urang sakampuang. Serta dibangun kemitraaan dengan nagari.

Kemudian anak jalanan ini muncul tak lepas dari keinginan mencari uang secara instan, gampang tapi abai moral dan masa depan. Anak jalanan tak lepas dari realita kemiskinan, untuk program anak jalanan ini juga harus simultan dalam upaya pengentasan kemiskinan terutama keluarga.*)

 

Penulis adalah seorang Doktor, Dosen di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Melewakan Penghulu Baru, Ridho Pratama Sandang Gelar Datuk Bijo 

Next Post

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir Serahkan Donasi untuk Palestina

BeritaTerkait

Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
24
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
9
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom
Opini

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
35
Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah
Opini

Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah

8 Juni 2026
19
Bupati JKA Putar Roda Menjemput Aspirasi
Opini

Bupati JKA Putar Roda Menjemput Aspirasi

7 Juni 2026
97
Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi
Opini

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi

30 Mei 2026
20
Next Post
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir Serahkan Donasi untuk Palestina

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir Serahkan Donasi untuk Palestina

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,566)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,484)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,762)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,463)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,892)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,379)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,835)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,699)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,144)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,240)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
175
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
361
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
240
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
136
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
197
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
132

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In