PADANG, forumsumbar —Dalam rangka kunjungan kerja (kunker) terkait penanganan virus corona (Covid-19) sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengadakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar.
Kedatangan empat anggota DPD RI asal Sumbar yakni; Leonardy Harmainy, Emma Yohanna, Alirman Sori dan Muslim M Yatim disambut oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di ruang kerjanya, Kamis (4/6).
Di hadapan para senator, Gubernur Irwan memaparkan secara detail kondisi Sumbar sekaitan dengan wabah Covid-19.
Menurut Irwan, berbagai langkah strategis telah dan terus diupayakan dalam penanganan serta pengendalian Covid-19 di Sumbar.
“Untuk kasus positif baru, Alhamdulillah sudah jauh berkurang, tinggal Padang dengan kluster Pasar Raya yang masih kita optimalkan upaya tracking-nya,” sebut Irwan.

Terkait penerapan tatanan baru produktif dan aman Covid-19, dijelaskan dari 19 kabupaten/kota, terdapat 3 daerah yang berkemungkinan akan tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Padang karena masih ada temuan positif, Padang Pariaman dan Mentawai karena berbatasan langsung dengan Padang, namun ini tergantung pada keputusan rakor bersama kepala daerah pada 7 Juni nanti,” sebut Gubernur Irwan.
Lebih lanjut gubernur juga mengatakan bahwa hasil refocusing pada APBD Pemprov Sumbar, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp500 hingga Rp600 miliar.
“Dana inilah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana rumah sakit, kebutuhan pada Laboraturium termasuk bantuan kepada masyarakat. Target kita Covid-19 di Sumbar terkendali, menurun dan habis,” harap Irwan.
Turut mendampingi gubernur, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Kepala Diskominfo Jasman dan Kepala Dinas Pariwisata Novrial.
(Rel/KominfoSB)






















