PAYAKUMBUH, forumsumbar —Kesunyian malam di Kelurahan Padang Tangah Payobadar Kecamatan Payakumbuh Timur sekira pukul 00.15 WIB, seketika buncah akibat bubungan dan kobaran api melahap rumah milik Syafnimar (80 th) seorang pensiunan guru SD.
Tim Damkar Kota Payakumbuh dibantu sat damkar Kabupaten Limapuluh Kota saling bajibaku padamkan api agar tidak meluas. Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz langsung meninjau ke lokasi musibah dan mendampingi anggota sat damkar memadamkan api.
Berdasarkan informasi Kepala Satuan Pol PP dan Damkar, Devitra melalui Kasi Ops, Ahdion, Sabtu (7/3) dini hari, bahwa salah seorang piket di damkar Desoci Afertha Yevi menerima laporan bencana kebakaran, dan 3 unit Damkar Kota Payakumbuh dibantu 2 unit armada Damkar Kabupaten Limapuluh Kota, segera mejuju lokasi kebakaran.
“Menanggapi permintaan bantuan dari warga Payobadar yang langsung menelpon ke posko Damkar, bahwa ada kebakaran rumah. Kita langsung ke TKP,” ujar Ahdion, sembari menginformasikan musibah kebakaran menimpa keluarga Syafnimar 80 tahun, suku Bendang. Pekerjaan, pensiunan beralamat di Jl. Panglima Polim, RT 2/RW II Kelurahan Padang Tangah Payobadar.
Lebih lanjut disampaikan Ahdion, proses pemadaman berlangsung sekitar 2 jam yang dipimpin Danru Indra Jaya, dan disaksikan langsung Wawako Payakumbuh dan Sekretaris Satpol PP dan Damkar.
Untuk proses pemadaman, terang Ahdion, Danru 1 melibatkan Yulvi Saputra (driver Canter BA 9001 MK), Akmal (driver Fuso Lama BA 9923 MK), Joko Sutrisno (driver Kijang), Merizona, Vicky Ernando, Soneta Eka Putra, Alpin Naldi, R. Budi Satria, Gifari, Ari Sevindi (dokumentasi), serta Nofrizal, Suharno dan Toni Saputra.
“Pada pukul 02.00 WIB, seluruh armada dan personil telah kembali ke posko dengan sukses dan selamat,” pungkasnya.
Informasi duka ini juga diperkuat Camat Payakumbuh Timur Irwandi saat dikonfirmasi media. “Benar, innalillahi wainna ilaihi rajiuun. Musibah kebakaran telah menimpa warga kami. Nama korban Syafnimar, umur 80 tahun, pekerjaan pensiunan guru SD. Kebakaran dideteksi pertama kali pukul 00.15 WIB oleh cucu korban bernama Aura,” ujar pak camat.
Menurut informasi Camat Irwandi melalui pesan WhatsApp-nya, sumber api diduga dari korsleting (arus pendek listrik) yang berasal dari kamar belakang. Kerugian sedang ditaksir, dimana tidak ada barang- barang yang berhasil diselamatkan.
Data sementara kerugian selain bangunan, berupa 3 unit TV, 1 buah kulkas, 1 buah kompor gas, 3 buah tabung gas 3 kg, 1 buah mesin cuci, 1 buah laptop, 3 set sofa, 7 buah kamar set lengkap (tempat tidur, dan lainnya). Korban Syafnimar juga kehilangan surat-surat penting, berupa SK pegawai, SK pensiun, sertifikat, identitas, dan lain-lain.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Saat ini korban diungsikan ke rumah anak beliau berjarak 10 meter dari lokasi kebakaran. Kami atas nama pemerintahan mengucapkan terima kasih kepada Walikota Payakumbuh dan jajaran serta masyarakat yang telah berkonstribusi dalam proses pemadaman dan evakuasi,” imbuh Irwandi.
Selanjutnya ia mengimbau lapisan masyarakat untuk selalu waspada dalam segala hal, khususnya kewaspadaan pada kebakaran. “Duka keluarga Ibu Syafnimar adalah duka kita juga,” tandas Camat Irwan. (Ryo)






















